Welcoming Ramadhan Bazaar Masjid Indonesia At Thohir di Amerika Serikat Jadi Ajang Silaturahmi

- Senin, 27 Maret 2023 | 07:36 WIB
Masjid Indonesia At Thohir di Los Angeles, California, Amerika Serikat/Foto Ist
Masjid Indonesia At Thohir di Los Angeles, California, Amerika Serikat/Foto Ist

MoeslimChoice.Masih ingat kabar tahun lalu di mana disebutkan bahwa Menteri BUMN Erick Thohir tengah mendirikan masjid megah di Los Angeles, California, Amerika Serikat? Ya. masjid, yang pertama kali dikabarkan pendiriannya oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga S Uno itu, kini sudah sepenuhnya selesai.

Banyak kegiatan di samping aktivitas ibadah rutin diselenggarakan di Masjid Indonesia At Thohir ini.

Dilansir dari VOA, Senin (27/3/2023), berbagai kegiatan Bulan Ramadhan memang kerap dilakukan oleh diaspora Muslim Indonesia di Amerika Serikat. Termasuk tahun ini, di mana salah satunya bazaar Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Indonesia, At Thohir di Los Angeles, California.

Ya. Pekan lalu Organisasi Indonesia Muslim Foundation di Los Angeles, California, menyelenggarakan “Welcoming Ramadhan Bazaar” untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
Selain menjadi ajang silaturahmi, bazar yang diselenggarakan di masjid Indonesia, At Thohir, di Los Angeles ini, juga bertujuan untuk memberikan informasi kepada para jemaah mengenai berbagai kegiatan yang dilakukan pada bulan Ramadan tahun ini.

Baca Juga: 12 Jamaah Luka-luka Akibat Kubah Masjid di Makassar Runtuh

“Pada prinsipnya ingin mengawali kegiatan Ramadan dan memperkenalkan apa yang akan kita kerjakan di Ramadan ini,” ujar Adji Sudarmadji, Presiden dari Indonesia Muslim Foundation di Los Angeles.

Sekitar 200 diaspora muslim Indonesia yang datang dari berbagai penjuru Kota Los Angeles berkumpul sambil menikmati santapan khas Indonesia, seperti sate ayam, bakso, coto Makassar, dan es cincau.

Tidak hanya itu, bazar ini juga dimeriahkan dengan adanya berbagai stan pernak-pernik, pakaian, kaligrafi, serta kegiatan untuk anak-anak.

Baca Juga: Ramadhan, Masjidil Haram Sediakan 120 Area Shalat dan 12 Ribu Tempat Air Zamzam

“Alhamdulilah, senang sekali ya apalagi ini pertama kali, mereka mengadakan ini dan saya bisa ikut partisipasi, mudah-mudahan ke depannya bisa ada lagi inshallah, setiap tahunnya,” ujar Ina, diaspora Indonesia yang berjualan di stan pakaian.

Tidak hanya bisa mencicipi berbagai makanan, para pengunjung juga dihibur dengan berbagai penampilan dari kelompok anak-anak dan dewasa.

“Anak-anak kan ada sekolah, ada mengaji di sini, jadi tadi anak-anak habis ada performance, terus juga di sini lagi ada yang jual-jualan, booth makanan, baju, cemilan, dan groceries,” ujar Cyntya yang tinggal di daerah Los Angeles.

Bazar Ramadan kali ini juga menampilkan kelompok rebana dari para jamaah perempuan Masjid At Thohir.

Masjid kita punya grup rebana yang Alhamdulillah cukup populer. Kadang-kadang diundang di berbagai tempat untuk tampil,” kata Adji Sudarmadji.


Diaspora Indonesia, Abla, yang juga tinggal di daerah Los Angeles menyempatkan diri untuk membeli sate ayam. Menurut Abla, ajang seperti ini juga merupakan kesempatan untuk bersilaturahmi dengan sesama.

“Ketemu masyarakat yang udah lama (tidak bertemu), bisa ketemu lagi sebelum Ramadhan. Maaf-maafan,” kata Abla.

Bagi diaspora Indonesia, Mollywood, kumpul-kumpul seperti ini bisa membuatnya merasakan kebersamaan yang ada di antara sesama diaspora Muslim Indonesia yang tengah merantau.

“Kebersamaan itu indah ya, apalagi kita jauh dari negara, maksudnya 18 jam dari Indonesia. Itu sangat jauh, terus kebersamaan itu indah banget. Aku senang kalau kumpul-kumpul begini. Apalagi kita sesama Muslim, kita harus saling support satu sama lain ya, kan? Semuanya baik-baik dan aku senang,” ujarnya.

Menurut Adji Sudarmadji, tantangannya tidak terlalu banyak dalam mengadakan bazar dalam rangka bulan Ramadhan seperti ini di Amerika Serikat.

“Terutama di Los Angeles ya, kota yang sangat (beragam). Jadi mereka sudah kenal komunitas berbagai macam ya,” ujarnya.

Tidak hanya bazar, selama Bulan Ramadhan tahun ini Masjid At Thohir menawarkan berbagai kegiatan dan program, seperti tadarus, ceramah, itikaf, dan berbagai kelas dalam bahasa Indonesia, dengan mendatangkan ustadz dari Indonesia.

Melalui acara seperti bazar ini, pihak penyelenggara berharap dapat menarik lebih banyak jamaah untuk datang ke masjid dan mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan.

“Untuk ke depan kita akan lebih aktif lagi mungkin ada semacam bazaar seperti ini cuman khusus untuk komunitas, untuk supaya komunitas sekitar masjid ini juga mengenal makanan Indonesia dan seterusnya,” kada Adji.*

Editor: Rosydah

Tags

Terkini

X