Usai Direnovasi Dalam Program Pembugar Pemukiman Kumuh, Herman Deru Bagikan ke 45 KK

Tentang Sumsel  SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 08:45 WIB

Usai Direnovasi Dalam Program Pembugar Pemukiman Kumuh, Herman Deru Bagikan ke 45 KK

Net

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumsel telah merampungkan pengerjaan renovasi terhadap 45 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Program Pembugaran/Peremajaan Pemukiman Kumuh.

Gubernur Herman Deru secara simbolis membagikan rumah yang telah rampung direnovasi kepada 45 kepala keluarga dikawasan  yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan, Gg. Lama, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang, Senin, (28/11/2022).

Dalam arahannya, Herman Deru meminta masyarakat mendukung program Perbaikan rumah RTLH yang dilakukan Pemprov Sumsel  demi memaksimalkan program tersebut dan tepat sasaran.

"Masyarakat tentu harus turut andil dalam program ini. Pemkab dan Pemkot juga bisa berpartisipasi agar program ini bisa terjalan secara merata dan tepat sasaran," kata Herman Deru.

Herman Deru menambahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemprov Sumsel  pada tahun anggaram 2023 kembali akan melakukan pembugaran RTLH untuk 100 unit rumah.

"Saya ada pogram bersama dengan Baznas untuk lebih banyak lagi melakukan pembugaran dan PU Perkim akan mengkoordinirnya bersama Baznas paling tidak untuk 100 rumah untuk tahun 2023 nanti," tambah Herman Deru.

Agar bantuan pemerintah tepat sasaran, Herman Deru menghimbau masyarakat secara terbuka dalam memberikan data kepada petugas sensus terkait Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga nantinya data yang telah dikumpulkan sesuai dengan kondisi real di  masyarakat.

"Masyarakat harus terbuka kepada petugas sensus. Pendataan ini bertujuan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran," imbuhnya.

Melalui kesempatan itu juga, Herman Deru mengharapkan perangkat desa dapat menggerakan warganya melakukan gotong royong dalam mengurangi kawasan kumuh dilingkungannya masing-masing.

"Kita harap ronovasi rumah ini bisa mengurangi kawasan kumuh. Para kades atau rumah ajak masyarakat gotong royong sehingga pemukiman tidak kumuh," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Prov Sumsel, Ir. Basyaruddin Akhmad, dalam laporannya menyebut, pada tahun 2022 renovasi atau peremajaan rumah di kawasan permukiman kumuh sebanyak 45 unit dibangun dengan syarat, dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Tahun ini kita telah merampungkan renovasi untuk 45 unit rumah, dan dengan syarat yang berlaku terutama rumah tersebut telah memilik setifikat. Dari 45 rumah ini juga didominasi oleh rumah panggung," kata Basyaruddin. 

Ke 45 rumah tersebut lanjut dia, dibangun dengan dana APBD Sumsel Ta 2022  sebesar 1,8 Miliar dan masing-masing rumah menghabiskan kurang lebih 30 hingga 40 juta.

"Kita merenovasi rumah ini mulai dari rumah  rusak ringan hingga rusak parah, dan tentu dengan data yang sudah di verifikasi dari Pemerintah Kota Palembang,". jelasnya.

Tak hanya renovasi RLTH, Basyaruddin menuturkan bahwa pihaknya telah  memperbaiki jalan lingkungan dan ruang terbuka hijau dikawasan kumuh.

"Selain itu kami juga memperbaiki jalan lingkungan dan akan membangun ruang terbuka hijau khususnya di Palembang kami sudah menyiapkan tanah 10 hingga 15 hektare tanah untuk membangun dan tentu ini sesuai dengan ketetapan pemerintah provinsi," tandasnya.

Sementara salah satu penerima bantuan renovasi RTLH, Ahmad Basyuni yang kerap disapa Abas telah merasakan manfaat bantuan yang diberikan oleh Pemprov Sumsel tersebut.

Abas sendiri berprofesi sebagai seorang penjaga sekolah SMP 56 Palembang, sejak tahun 2014 Abas tinggal diarea gedung sekolah yang ia jaga bersama istrinya.

Sebelumnya Pak Abas dan keluarga telah memiliki rumah panggung, namun kayu dari pada rumah tersebut telah banyak yang rapuh.

Dirinya mengungkapkan, bantuan yang diberikan Pemrpov Sumsel tersebut sangat membantu keluarganya.

"Kami mendapatkan bantuan dari pemerintah sehingga rumah kami dibongkar dan dibangun kembali dengan bantuan dari pemerintah, kami sangat berterimakasih sekali kepada Pak Gubernur Herman Deru yang telah bersedia mengunjungi rumah kami waktu itu dan langsung menyetujui untuk dibangun," Kata Abas.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Plaju, AKP, Firmandyah, Danramil Plaju, Kapten Fariq, Sekretaris Camat Plaju, Agus Budiman. [Irm]


Komentar Pembaca