Tidak Ada Lagi Pengangkatan Menteri Sebagai Balas Jasa

Internasional  MINGGU, 27 NOVEMBER 2022 | 16:30 WIB

Tidak Ada Lagi Pengangkatan Menteri Sebagai Balas Jasa

Di samping kembali menegaskan bahwa kabinetnya akan dirampingkan, Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim  hari ini, Minggu (27/11/2022), mengatakan dia akan menghilangkan budaya pengangkatan menteri yang boros sebagai bentuk reward (penghargaan).

"Saya ingin mereka mendukung saya berdasarkan kebijakan saya dan komitmen saya terhadap pemerintahan yang baik, komitmen saya terhadap gerakan anti korupsi, dan untuk menyadarkan ekonomi...sebenarnya begitu.

“Tentu saja, kami dapat mempertimbangkan satu atau dua kasus di mana itu benar-benar diperlukan, tetapi itu tidak boleh dilihat sebagai penghargaan kepada para master politik agar mereka mendukung Anda,” katanya dalam konferensi pers setelah memimpin Rapat Khusus Dewan Aksi Nasional 2022 tentang Biaya Hidup di Putrajaya seperti dilansir The Star.

Tentang kapan susunan Kabinet akan diumumkan, dia mengatakan akan dalam beberapa hari ke depan karena saat ini dia sedang berdiskusi dengan anggota koalisi termasuk tiga partai utama di Pakatan Harapan yaitu PKR, DAP dan Amanah dan United Progressive Kinabalu Organization ( Upko).

"Saya melakukan pertemuan yang sangat baik dengan Perdana Menteri Sarawak Tan Sri Abang Johari Tun Openg (Ketua Gabungan Parti Sarawak) kemarin.

“Kemudian saya harus berbicara dengan perwakilan Barisan Nasional, mereka memiliki komite kerja juga untuk memberikan beberapa rekomendasi,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia akan bertemu Ketua Menteri Sabah dan ketua Gabungan Rakyat Sabah (GRS) Datuk Seri Hajiji Noor nanti di malam.

Anwar dalam konferensi pers di hari pertamanya menjabat, Jumat (25/11) mengatakan, jumlah kabinet akan dikurangi dan dia juga sedang mencari kesepakatan anggota yang akan diangkat untuk mengurangi gaji mereka.[ros]


Komentar Pembaca