Optimalkan Pembelajaran di Madrasah, Kompetensi Guru Harus Dipertajam

Pendidikan  JUMAT, 25 NOVEMBER 2022 | 10:15 WIB

Optimalkan Pembelajaran di Madrasah, Kompetensi Guru Harus Dipertajam

foto/net

Penguasaan teknologi merupakan solusi dan keniscayaan dalam mengoptimalkan pembelajaran di Madrasah. Karena pendidikan pada dasarnya ingin mengubah komunitas menuju masyarakat yang lebih baik. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengadaptasi model-model pendidikan agar senantiasa relevan dengan dinamika zaman.

Hal tersebut diungkapkan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), H. Muhammad Ali Ramdhani dan meminta kepada Guru Madrasah segera beradaptasi dengan perkembangan digital.

"Agar para guru memiliki ketangguhan dan kompetensi yang harus dipertajam, kualisifikasi yang harus dipenuhi tetapi dia juga harus memiliki ketangguhan dan menganggap dirinya sebagai teladan," kata M Ali Ramdhani dalam Konferensi Internasional terkait Akselerasi Transformasi Digital Madrasah, yang berlangsung di Jakarta, Kamis (24/10/2022).

Selain kompetensi digital, guru juga harus menjadi teladan. Sebab guru memiliki tanggung jawab terhadap pembangunan attitude dan moral spiritual anak didiknya.

"Kata-kata guru adalah ilmu, prilaku guru adalah teladan," tegas Guru Besar UIN Bandung.

Pendidikan di Madrasah, menurut M Ali Ramdhani, tidak hanya bagian dari transfer pengetahuan saja. Lebih dari itu, pendidikan juga harus dapat menginternalisaikan nilai-nilai moral dan keagamaan.

"Fungsi guru adalah dia yang menjadi fasilitator, dia yang menjadi penyaring, dia yang menjadi penjamin dari sebuah ilmu," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Project Management Unit Realizing Education Promise - Madrasah Education Quality Reform, Abdul Rouf, menambahkan bahwa Madrasah perlu mengajarkan studi kritis terkait isu-isu global. 

Misalnya pendidikan seksual, demokrasi, dan sikap inklusif. Kurikulum di sekolah Islam juga harus mencerminkan kebutuhan masyarakat dan industri.

"Guru merupakan kunci peningkatan mutu pendidikan dan mutu siswa, guru harus belajar karena pengetahuan dan teknologi berkembang sangat cepat," kata Rouf.

Menurut Rouf, guru tidak hanya dituntut menguasai materi tetapi juga terampil dalam menyampaikannya sehingga pembelajaran lebih efektif. 

"Guru juga harus mampu mengembangkan siswa sesuai minat dan bakatnya masing-masing," tegasnya.

Konferensi Internasional yang digelar 23-25 November 2022, menghadirkan narasumber dari dalam negeri dan luar negeri. Adapun peserta dari kegiatan ini adalah para pemangku kepentingan pendidikan Madrasah, Kepala Madrasah, serta Guru Madrasah. [mt] 


Komentar Pembaca