Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

Islamtainment  KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 06:40 WIB

Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

Net

Meski sudah menjadi istri dan ibu, Ria Ricis masih tetap enerjik. Hal ini membuat sang anak baby Moana bahkan dibuat tertawa terbahak-bahak dengan tingkah ibunya yang pecicilan.

Moana yang baru berusia tiga bulan itu bahkan tetap tertawa Ria Ricis berniat menakuti-nakutinya dengan suara yang dibesar-besarkan dan mata melotot.

"Ini kan ceritanya lagi nakut-nakutin. Gak takut?" tanya Ria Ricis kepada anaknya yang sedang digendong oleh pengasuhnya, dikutip dari video di kanal YouTube Ricis Official, Rabu (23/11/2022).

Pertanyaan tersebut justru kembali direspon dengan tertawaan dari Moana. Melihat respon anaknya, Ria Ricis semakin beraksi menggoda Moana. Adik pendakwah Oki Setiana Dewi itu bahkan sampai atraksi bergoyang dan lomoat kursi beberapa kali.

Sontak Moana semakin tertawa terbahak-bahak. Namun, aksi Ria Ricis itu kembali dikomentari netizen yang heran dengan tingkahnya.

"Apapun yang dilakukan Ricis ke anaknya SALAH..? brenang ga boleh. Tummy time ga boleh. Sekarang bikin anaknya ketawa djbilang kasihan, nanti anaknha rewel," komentar seorang netizen.

"Ini komentarnya kenapa seh heh? Icis salah mulu," timpal netizen lain.

Padahal, mengajak bayi tertawa bersama bisa jadi langkah pertama yang bisa dilakukan untuk mengajarkan cara bersosialisasi kepada bayi juga memiliki hubungan yang baik.

Dikutip dari Halodoc, tertawa juga salah satu cara efektif untuk membangun hubungan yang hangat, penuh kasih, dan responsif dengan bayi. Hubungan itu penting untuk perkembangan bayi, karena membantunya belajar cara berpikir, memahami, berkomunikasi, dan menunjukkan emosi.

Tersenyum pada bayi juga sangat bagus untuk hubungan awal orang tua dengan bayi. Tindakan itu bisa menumbuhkan ikatan dan keterikatan, serta membantu bayi merasa aman dan nyaman.

Tertawa juga mengajari anak banyak hal tentang dirinya dan dunianya, ketika ia masih terlalu kecil untuk memahami kata-kata.

Saat tertawa, tubuh akan melepaskan bahan kimia yang membuat bayi merasa bahagia dan aman. Di sisi lain, jika bayi merasa tidak aman atau stres, ada peningkatan hormon stres dalam tubuhnya.

Bahan kimia yang berbeda berinteraksi dengan sistem saraf bayi dengan cara yang berbeda, bahkan berperan dalam bagaimana otak tumbuh dan berkembang. Misalnya, hormon stres tingkat tinggi dapat mengganggu pembelajaran bayi dan memengaruhi perkembangannya secara keseluruhan. [Irm]


Komentar Pembaca