Sambut Tamu Negara, Bandara Bali Siapkan 40 Tempat Parkir Pesawat Khusus

Internasional  SABTU, 12 NOVEMBER 2022 | 16:00 WIB

Sambut Tamu Negara, Bandara Bali Siapkan 40 Tempat Parkir Pesawat Khusus

foto/net

Dalam rangka menyambut para tamu Negara yang akan menghadiri gelaran KTT G20, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, mengatakan ada 62 lahan parkir pesawat yang disediakan di Bandara Ngurah Rai, 40 di antaranya dipersiapkan untuk tempat parkir pesawat tamu Negara yang menghadiri KTT G20. 

Namun Faik Fahmi tidak mengatakan pesawat dari negara mana saja, yang akan menginap di Bandara Ngurah Rai, Bali. Pasalnya, kewenangan mengatur negara mana yang mendapat parking slot di Bandara Ngurah Rai, ada di Kementerian Luar Negeri RI.  

"Ada 40 parking slot di Bandara Ngurah Rai untuk kepentingan G20. Pengaturannya itu ada di pemerintah (selaku Panitia Nasional Penyelenggara Presidensi G20 Indonesia)," kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi di Bali, seperti dilansir dari bali.jpnn, Sabtu (12/11/2022).  

Faik Fahmi mengatakan, sejauh ini AP 1 telah menerima permintaan 15 parking slot. Namun, ia juga tidak dapat menyebut secara detail, negara-negara yang meminta tempat parkir khusus itu. Faik Fahmi mengatakan, AP I hanya mengatur agar lalu lintas penerbangan reguler di bandara, agar tidak terlalu terdampak oleh kedatangan para tamu negara.

"Kami buatkan simulasi untuk memastikan kedatangan VVIP (tamu negara) tidak terganggu, yang reguler pun tidak terganggu," tambah Faik Fahmi.

Para tamu negara, seperti kepala Negara, kepala pemerintahan dan pimpinan organisasi internasional, dijadwalkan tiba di Bali, Minggu (13/11/2022) besok hingga Selasa (15/11/2022) mendatang. 

Selama periode kedatangan tamu negara di Bali, AP I memperkirakan ada 42.000 penumpang domestik dan internasional yang ada di Bandara Ngurah Rai. Dari jumlah itu, 22.000 di antaranya merupakan penumpang internasional. 

Lebih lanjut, Faik Fahmi mengatakan, diperkirakan kepadatan di Bandara Ngurah Rai kemungkinan terjadi pada 13-15 November 2022. Oleh karena itu, ia menyarankan warga atau turis yang berencana ke Bali agar tiba sebelum 13 November. 

Jika penumpang telanjur membeli tiket pesawat pada periode 13-15 November, ia menyebut ada kemungkinan jadwal penerbangan tertunda (delay). Namun, AP I menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan maskapai jika ada penyesuaian jadwal penerbangan.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak airlines (maskapai) untuk menyampaikan ke penumpang. Jadi, kalau misalnya ada informasi di awal bahwa delay tiga jam, ya penumpang diharapkan datang tidak sesuai schedule awal, tetapi dengan schedule baru," pungkasnya. [mt]


Komentar Pembaca