Walkot Jaktim Dampingi Pj Gubernur DKI Hadiri Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

BERITA  JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 06:30 WIB | Deman

Walkot Jaktim Dampingi Pj Gubernur DKI Hadiri Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Wali Kota Jaktim, M Anwar Dampingi Pj Gubernur DKI, Heru Budi Hartono/foto:Deman.Moeslimchoice

Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar, mendampingi Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menghadiri apel Kesiapsiagaan Nasional menghadapi bencana Hidrometeorologi Tahun 2022/2023 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur.

Apel Kesiapsiagaan Nasional Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2022/2023 ini, dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, yang diikuti jajaran Forkopimda DKI Jakarta, serta 10 Provinsi dan 34 Kabupaten/Kota secara hybrid. Pada kesempatan ini, juga menerjunkan sebanyak 2.500 personil dengan logistik lengkap secara luring.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Heru Budi Hartono, menekankan perlu adanya sinergi atau kerjasama antara lembaga kemanusiaan lainnya dalam melaksanakan secara hybrid dengan jumlah yang sangat besar, dalam rangka menghadapi bencana yang saat ini perlu diantisipasi karena cuaca yang sangat ekstrim.

"Ini merupakan sinergi Pemprov DKI Jakarta, Kemenko PMK, BNPB, serta berbagai lembaga penggiat kemanusiaan lainnya. Pagi ini dilaksanakan (secara) hybrid dengan jumlah peserta daring, yaitu 10 Provinsi dan 34 Kabupaten/Kota," Kata Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono di Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Lebih jauh, Pj Gubernur DKI Jakarta menyampaikan bahwa Provinsi DKI Jakarta, harus siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Mulai banjir, tanah longsor, hingga angin kencang berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang diprediksi terjadi hingga 2023. 

"Pada periode tersebut, kita harus siap dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang di Jakarta dan sekitarnya. Kegiatan apel hari ini akan dilanjutkan dengan simulasi penanggulangan bencana banjir," pungkasnya. [mt]

 


Komentar Pembaca