Menantang, Ganjar: Jangan Jadi yang Biasa-biasa Saja!

POLKAM  SELASA, 01 NOVEMBER 2022 | 21:00 WIB

Menantang, Ganjar: Jangan Jadi yang Biasa-biasa Saja!

"Jangan pernah menjadi biasa-biasa saja, jadilah yang luar biasa, yang mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan negara."

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (1/11/2022), dalam 'Orasi Ilmiah: Menghadapi Tantangan Global' saat Dies Natalis ke-56 dan Wisuda Semester Genap Program D3, S1, Profesi S2 dan S3 Universitas Pancasila.

Ganjar menantang para wisudawan dan wisudawati itu, menjadi kalangan intelektual yang mampu memberikan kontribusi yang besar kepada Bangsa Indonesia.
 
 Sebab Indonesia sangat berpotensi menjadi salah satu negara maju di dunia. Hal itu seperti yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni menuju Indonesia Emas 2045.

Terlebih, lanjut Ganjar, kali ini Indonesia mendapat kesempatan emas dengan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Sehingga bisa menunjukkan kepada dunia internasional ihwal kemajuan yang telah diraih Bangsa Indonesia.
 
Ia menyebutkan bahwa hal itu dikuatkan dengan terkendalinya krisis global, seperti tingkat inflasi dan ketahanan pangan yang mampu dihadapi Indonesia. Sebab, lanjut Ganjar, banyak negara-negara maju di dunia memiliki tingkat inflasi yang lebih tinggi dan tak terkendali.
 
Ditandaskan Ganjar, "Bahkan kalau saat ini masyarakat Eropa angka inflasinya sudah tembus 9,9 persen, jangan tanya Turki ya lebih tinggi lagi dan itu jadi rekor inflasi tertinggi sepanjang sejarah."

Menurutnya, saat ini masyarakat Perancis, Ceko, Rumania, sampai Belgia masih melakukan aksi protes lantaran harga barang dan biaya hidup. Selanjutnya, kata dia, ada Inggris Raya, Rusia, Itali, dan Belanda yang nilai inflasinya sudah lebih 10 persen.
 
Para lulusan ini, harap Ganjar, nanti menjadi pendorong sekaligus salah satu agen dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, melalui program-program yang telah dijalankan pemerintah saat ini.
 
Ia pun mendoakan, "Mudah-mudahan nanti yang S1 bisa ke S2, yang S2 bisa ke S3 dan meriset ini lebih dalam lagi dan itu tugas intelektual kita. Jangan takut pada biaya, karena negara punya biaya untuk anda, LPDP silahkan diakses."[ros]


Komentar Pembaca