Segera Dibuka Dua Rute Baru Kendaraan Unta

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 16:30 WIB

Segera Dibuka Dua Rute Baru Kendaraan Unta

Dua rute darat baru unta, yang mencakup total 125 kilometer dan mengarah ke lokasi Festival Unta Raja Abdulaziz, akan dibuka di daerah Sayhid, timur laut Riyadh, Klub Unta Saudi, dan Imam Abdulaziz bin Mohammed.

Demikian diumumkan Otoritas Pengembangan Cagar Alam Kerajaan, Rabu (19/10/2022).

Disebutkan juga bahwa kedua organisasi tersebut, bersama dengan Kementerian Transportasi dan Layanan Logistik, telah menyelesaikan persiapan mereka untuk rute Tahlia dan Alhadab di sepanjang Jalan Raya Riyadh dan Dammam, yang panjangnya 125 kilometer dan lebar dua kilometer di utara.

Pemilik unta yang pergi ke festival unta melalui Alhadab dari sisi selatan cagar alam sepanjang 85 kilometer akan dapat melakukan perjalanan ke Sayhid melalui rute melalui cagar alam ke Sayhid. Mereka yang bepergian dari timur akan dapat menggunakan rute 40 kilometer di sepanjang jalan Tahlia melalui "Erq Jham."

Waktu maksimum yang diperbolehkan untuk perjalanan unta adalah tiga hari dan lalu lintas akan dipantau oleh Klub Camel, komisi, dan Pasukan Khusus untuk Keamanan Lingkungan.

“Perlengkapan dan pembukaan rute adalah kemudahan utama untuk sampai ke tempat Festival Unta Raja Abdulaziz di Sayhid di Ramah Governorate,” kata Camel Club. “Pemilik akan dapat menemani unta dengan kendaraan mereka.”

Festival ini merupakan acara budaya, ekonomi, olahraga, rekreasi, pariwisata, dan hiburan tahunan yang diselenggarakan di bawah perlindungan kerajaan dengan tujuan mempromosikan pentingnya unta bagi warisan budaya di Arab Saudi. Didirikan pada tahun 2000 dan acara tahun ini akan berlangsung selama musim dingin. Klub Unta diambil alih oleh Federasi Unta Saudi pada 2018.

Izin untuk mengembangkan dan menggunakan rute baru yang lebih aman diberikan sebagai bagian dari kesepakatan antara Klub Unta dan otoritas pengembangan cagar alam yang bertujuan untuk mendukung dan melestarikan warisan nasional yang terkait dengan kehidupan gurun, dan untuk mempromosikan keberlanjutan dan kesadaran masyarakat melalui pengembangan proyek, program, dan acara bersama di Cagar Alam Kerajaan Imam Abdulaziz bin Mohammed, Cagar Alam Raja Khalid dan melalui Klub Unta.

Perjanjian tersebut juga mencakup inisiatif yang dirancang untuk mendukung program budaya, kesadaran masyarakat, dan kerja sama dalam upaya membangun kapasitas nasional dan memberikan pelatihan di bidang kehidupan dan budaya gurun, serta warisan nasional terkait unta.[ros]


Komentar Pembaca