Biaya Ibadah Haji Reguler Rp 100 Juta, Masa Tunggu Dua Tahun

Kabar Tanah Suci  JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 11:45 WIB

Biaya Ibadah Haji Reguler Rp 100 Juta, Masa Tunggu Dua Tahun

foto/net

 Konsul haji pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Nasrullah Jasam mengatakan, biaya ibadah haji reguler Bangladesh sebesar 25.000 Saudi Arabian Riyal (SAR) atau sekitar Rp 100 juta.

Nasrullah mengungkapkan, biaya perjalanan jamaah haji Bangladesh terbagi dua macam, VIP dan reguler. Standar harga reguler mencapai 25 ribu riyal, sedangkan VIP mencapai 60 ribu riyal (sekitar Rp 240 Juta).

 "Tidak ada dana optimalisasi sehingga seluruh biaya ditanggung jamaah," kata Nasrullah Jasam, seperti dilansir dari laman Kemenag, Kamis (13/10/2022). 

Hal ini disampaikan Nasrullah usai bertemu Konsul Haji Bangladesh, Md. Jahirul Islam, di Kantor Teknis Urusan Haji (TUH) Jeddah. Pertemuan itu dimanfaatkan kedua pihak untuk berbagi pengalaman dalam penyelenggaraan ibadah haji. 

Menurut Nasrullah, banyak informasi yang disampaikan Md. Jahirul Islam seputar teknis penyelenggaraan haji di Bangladesh. Kalau di Indonesia penyelenggaraan ibadah haji mayoritas dilakukan pemerintah, di Bangladesh justru sebaliknya. 

Pemerintah Bangladesh hanya menyelenggarakan ibadah haji untuk 5% kuota, sementara, untuk 95 % kuota, diserahkan kepada pihak swasta atau travel haji.

"Pemerintah Bangladesh hanya menyelenggarakan haji reguler. Untuk travel haji, ada pilihan reguler dan VIP," katanya.  

Dia menambahkan, kurang lebih ada sekitar 1.700 travel haji yang memberangkatkan jamaah haji Bangladesh. Sedangkan untuk jamaah umrah, jumlahnya sekitar 500 travel. Dalam kondisi normal, kuota Bangladesh sebanyak 120 ribu. 

Namun karena pandemi, pada musim haji 2022, kuota haji Bangladesh hanya berjumlah 60 ribu jamaah. Saat ini, tercatat ada sekitar 200 ribu warga Bangladesh yang telah mendaftar sebagai jamaah haji, sehingga masa tunggu keberangkatan hanya sekitar dua tahun. [mt]


Komentar Pembaca