Modus Meminjam, Anak Penyanyi Dangdut Larikan 17 Motor

POLKAM  JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 11:38 WIB

Modus Meminjam, Anak Penyanyi Dangdut Larikan 17 Motor

Resti Destami Arifin (RDA) putri alamarhum penyanyi dangdut Imam S Arifin kini jadi buah bibir. Bukan berprestasi di blantika musik seperti almarhum ayahnya, RDA justru mendalangi komplot pencurian motor.

Beberapa tahun lalu ketika ayahnya masih ada, RDA pernah menjadi pemberitaan karena mengaku tak bisa bertemu Imam S Arifin dan dirinya sebagai anak ditelantarkan. Kini RDA meringkuk di tahanan polisi.
 
Anehnya begitu ditampilkan di jumpa pers tadi, Jumat (30/9/2022), tak tampak penyesalan atau setidaknya malu di wajah RDA. Dia malam cengengesan, padahal dirinya sudah ditetapkan tersangka kasus pencurian sepedamotor oleh Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat.

Tanpa malu-malu, RDA mengaku bahwa dirinya putri Imam S Arifin. Dia terus meracau meminta bantuan sembari mendekapkan kedua telapak tangannya yang terborgol, meminta pertolongan.

“Mohon dibantu, mohon dibantu ya,” kata dia saat digelandang petugas.

“Mohon dibantu ya, saya anaknya Imam S Arifin,” ulangnya.

Resti sendiri merupakan tersangka dalam kasus pencurian sepeda motor dengan modus berpura-pura meminta diantar ke ATM. Resti disebutkan petugas kepolisian, sebagai otak atau dalang kejahatan tersebut. Dalam aksinya pun ia selalu sendirian.

Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rohman Yonky Dilatha, mengatakan dalam aksinya, Resti memilih korban secara acak.

Biasanya, korban tipu muslihat Resti merupakan pedagang. Resti mengawali penipuan ini dengan berpura-pura memesan makanan atau minuman dalam jumlah banyak. Namun saat hendak membayar ia berdalih tidak punya uang tunai.

“Tersangka meminjam motor kepada korban dengan alasan tidak membawa uang tunai, dan setelah motor diberikan oleh korban, kemudian tersangka pergi dan tidak kembali,” jelas Yonky, Kamis.


“Yang bersangkutan merupakan tersangka utama,” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Rohman Yonky Dilatha seperti dilansir dari Antara, Jumat, 30 September 2022.
 
Aksi pencurian dan penggelapan motor dilakukan RDA selama setahun kebelakang. Yonky menyebutkan total pihaknya menerimanya 17 laporan pencurian motor yang dilakukan RDA. Ke-17 laporan pencurian motor itu berasal dari wilayah Taman Sari Jakarta Barat hingga Gambir Jakarta Pusat.

"Dia sudah melakukan hal tersebut sejak 2021 hingga beberapa bulan lalu. Sudah hampir satu tahun," jelas Yonky.

Dalam menjalankan aksinya, RDA menggunakan modus minta tolong diantar ke suatu tempat. Setelah sampai di tempat yang dituju, ia meminjam motor korban dengan dalih ada barangnya yang ketinggalan. Saat itu RDA langsung membawa kabur motor yang dia pinjam tersebut.
 
Yonky mengungkapkan motif RDA melakukan pencurian dan penggelapan motor ini untuk membeli narkoba. Diketahui saat dites urin RDA positif amfetamin.
 
“Uangnya diduga dipakai untuk konsumsi sabu karena saat kita tes dia positif amfetamin," ungkapnya.
 
"Kita juga akan telusuri aliran pembelian sabu yang bersangkutan dari mana," sambung Yonky.
 
Lebih lanjut Yonky mengungkapkan motor hasil curian tersebut dijual ke penadan dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per unit. Aksi pencurian itu pun berakhir ketika polisi menangkap RDA di rumahnya pada Rabu, 28 September 2022.
 
Tersangka dapat terjerat Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara, sementara untuk penadahnya Pasal 480 KUHP tentang penadah, juga dengan ancaman empat tahun penjara juga.[ros]


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55