Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar ke Polisi, Bagaimana Pandangan Islam Tentang KDRT?

Inspirasi Islam  JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 08:15 WIB

Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar ke Polisi, Bagaimana Pandangan Islam Tentang KDRT?

Net

Rizky Billar melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT terhadap Lesti Kejora yang diduga karena ketahuan selingkuh.

Lesti yang tidak terima dengan perlakuan kasar sang suami akhirnya melakukan pelaporan pada rabu malam (28/9/2022).

Lesti melaporkan Rizky Billar atas KDRT yang diterimanya ke Kantor Polres Jakarta Selatan, dan laporan tersebut telah dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.

Tidak hanya itu, AKP Nurma Dewi juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera memanggil Rizky Billar untuk dimintai keterangan.

“Secepatnya (memanggil Rizky Billar), setelah kita mengumpukan barang bukti dan saksi-saksi juga harus kita periksa,” kata AKP Nurma Dewi.

Lalu bagaimanakah pandangan Islam tentang KDRT?

Perlu kita pahami bahwa KDRT tidak hanya terjadi pada perempuan saja, akan tetapi laki-laki pun bisa menjadi korban dari KDRT. 

Artinya KDRT bukan persoalan gender, akan tetapi tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Mengenai hal tersebut Al-Qur’an.

Al-Qur’an telah menegaskan bahwa didalam hubungan itu harus berdasarkan pada ketentraman, cinta yang tulus, kelembutan, perlindungan, dukungan kedamaian, kebaikan , keadilan, serta belas kasih.

Selanjutnya, Rosulullah SAW telah memberikan contoh bagaimana seharusnya suami selaku kepala rumah tangga memperlakukan istrinya.

“Beri dia makanan saat kamu mengambil makanan, beri dia pakaian ketika kamu membeli pakaian, jangan mencaci wajahnya, dan jangan memukulinya,”

Perlakuan tidak manusiawi terhadap perempuan dalam perkawinan jelas ditentang oleh Islam, itu sama saja dengan pelanggaran perjanjian perkawinan itu dengan Tuhan. 

Firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 34 yang artinya:

“Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka).” QS. An-Nisa ayat 34.

“Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz (tidaktaat), hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Mahatinggi, Mahabesar.” QS. An-Nisa ayat 35. [Irm]


Komentar Pembaca