Kembali Diingatkan, Aplikasi Haji dan Umrah Ganti Nama

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 11:00 WIB

Kembali Diingatkan, Aplikasi Haji dan Umrah Ganti Nama

Pejabat otoritas haji dan umrah telah mengingatkan para calon jamaah haji dan umrah di seluruh dunia. Bahwa ada pembaruan dan perubahan nama untuk layanan utama dan aplikasi izin untuk Dua Masjid Suci.

Meluncurkan Aplikasi Nusuk yang merupakan pembaruan platform Eatmarna, Menteri Haji dan Umrah Dr. Tawfiq Al-Rabiah mengatakan pengunjung dan jamaah dapat mengakses berbagai layanan elektronik. Termasuk mengajukan permohonan visa dan memesan hotel serta penerbangan .

Penasihat layanan haji dan umrah, Ahmed Saleh Halabi, mengatakan kepada Arab News: “Selama beberapa tahun terakhir, Kementerian Haji dan Umrah telah tertarik untuk beralih ke sistem e-government, menambah kemudahan pengalaman jamaah dan pengunjung.

Dengan demikian, pengalaman mereka akan selamanya dikenang sebagai perjalanan keagamaan yang diperkaya.”

Dia menunjukkan bahwa portal memungkinkan pengguna untuk memilih dari daftar paket layanan.

“Program ini akan memberikan para peziarah perjalanan budaya dan agama, sambil mencerminkan sisi terang dan beradab Kerajaan di Dua Masjid Suci,” tambahnya.

Platform ini telah dirancang untuk menyediakan layanan dan informasi untuk membantu jamaah melakukan ritual dengan mudah dan merupakan bagian dari tujuan Saudi Vision 2030 untuk meningkatkan penawaran layanan dan kualitas pengalaman keagamaan.

Ahmed Bajaiffer, seorang investor di perusahaan Umrah, mengatakan: “Nusuk adalah representasi dari keinginan kuat para pemimpin Kerajaan dan kesetiaan mereka terhadap Muslim, warga, dan penduduk.”

Nusuk telah diluncurkan bekerja sama dengan Otoritas Pariwisata Saudi dan terhubung dengan layanan yang disediakan oleh situs web pariwisata resmi Kerajaan, Visit Saudi Arabia.

Kepala Konvensi Haji dan Umrah Dunia, Mohsin Tutla, mengatakan kepada Arab News: “Apa yang telah dikembangkan Nusuk selaras dengan visi Yayasan Peduli Haji dan Umrah Dunia untuk meningkatkan pengalaman peziarah.

“Saat bepergian ke luar negeri, pengunjung mungkin sering merasa cemas atau bahkan takut; bagi banyak orang, bahasa Arab bukanlah bahasa pertama mereka, dan mencoba memahami praktik budaya negara baru kadang-kadang bisa jadi sulit.”

Melalui platform nusuk.sa, jemaah haji dan umrah dapat menerima visa kunjungan atau umrah dengan opsi membeli paket layanan dan membayar secara elektronik.

“Peluncuran layanan ini mengirimkan pesan yang kuat dengannya: Kami mendengarkan, kami peduli, dan kami akan memberikan solusi untuk terus memperkaya pengalaman Anda, dan kami melakukannya dengan penuh semangat, karena Kerajaan melihat melayani peziarah sebagai hak istimewa dan kewajiban,” tambah Tutla.

Menurut Saudi Press Agency, lebih dari 21,5 juta jamaah umrah dan haji telah terdaftar di aplikasi Eatmarna sejak diluncurkan, dan telah mengeluarkan 6,4 juta izin untuk mengunjungi dan sholat di Al-Rawdah Al-Sharifah di Masjid Nabawi di Madinah.[ros]


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55