Kemenag NTB Keluarkan Aturan Baru: Jamaah Umrah Harus Melapor

Nasional  RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 17:30 WIB

 Kemenag NTB Keluarkan Aturan Baru: Jamaah Umrah Harus Melapor

foto/net

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan kebijakan baru, terkait aturan pemberangkatan jamaah umrah.

Aturan umrah tersebut, mengharuskan jamaah untuk melapor ke Kemenag sebagai bagian dari pengawasan. 

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), HM Zaidi Abdad mengatakan, dengan adanya laporan itu, Kemenag bisa mengetahui data jumlah jamaah umrah yang sudah berangkat setiap bulan. 

"Selama ini, kami tidak tahu berapa jamaah umrah yang sudah dan akan diberangkatkan setiap bulan oleh Perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau travel," kata HM Zaidi Abdad, seperti dilansir dari jpnn.com, Rabu (28/8/2022).

 
"Laporan itu sekaligus sebagai bentuk pengawasan dan antisipasi kita ketika terjadi masalah dan hal-hal yang tidak diinginkan terhadap jamaah umrah. Misalnya, adanya jamaah umrah yang gagal berangkat meskipun telah membayar uang perjalanan ke biro umrah," tambah Zaidi.  

Selain itu, ada pula masalah jamaah yang terlantar di Tanah Suci dan masalah-masalah lainnya. 

Selama ini, tambahnya, Kemenag tidak mengetahui tentang kuota umrah maupun jumlah jamaah, serta jadwal keberangkatan ibadah umrah yang dilaksanakan PPIU.

"Dasar itulah, sekarang kita ingin buat kebijakan agar PPIU melaporkan jamaah umrah. Jadi kami bisa berperan dalam memberikan pengawasan," pungkasnya. [mt]

 


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55