Apriyadi Edukasi Masyarakat Kawasan Hutan Lawan Mafia Tanah

Daerah  RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 05:00 WIB

Apriyadi Edukasi Masyarakat Kawasan Hutan Lawan Mafia Tanah

Kerusakan lingkungan dan menekan emisi menjadi konsen Pj Bupati Drs Apriyadi MSi. Untuk memastikan hutan-hutan terjaga dengan baik, Selasa (27/9/2022) siang, Apriyadi menempuh perjalanan jauh. Ia mendatangi Blok Rehabilitas Suaka Margasatwa Dangku Desa Dawas, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Bersama masyarakat kawasan hutan dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan, Bupati Apriyadi menanam ratusan pohon termasuk Durian dan Jengkol hingga Kayu Meranti.

"Kita pulihkan ekosistem dan pengendalian karhutlah serta deforestasi dengan aksi nyata kita hari ini melalui gerakan tanam pohon," ujar Apriyadi.

Mantan Kabag Kesra Pemkab Muba ini menyebutkan, penanaman pohon juga berdampak positif ke lingkungan dan perekonomian masyarakat.

"Hari ini kita membuktikan kalau masyarakat kawasan hutan di Dangku Desa Dawas Kecamatan Keluang mempunyai keinginan besar untuk menjaga hutan yang berkelanjutan," tuturnya.

Apriyadi juga mengingatkan kepada masyarakat kawasan hutan Desa Dawas bahwasannya masyarakat diberikan kebebasan untuk mengelola lahan hutan.

"Ingat masyarakat hanya diberikan porsi mengelola bukan untuk menjual lahan, jangan mau kalau ada Mafia lahan yang mau iming iming membeli lahan, urusannya bisa di pidana," tegasnya.

Kandidat Doktor Unsri ini merinci, saat ini tercatat sudah 314 hektar lahan yang dikelola masyarakat dari total luas lahan sebesar 38 ribu hektar. "Di kawasan hutan Dangku ini juga ada sebanyak 51 KK warga yang mengelola lahan disini," urainya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Bharata SHut MSi aksi penanaman pohon yang dilakukan merupakan upaya untuk pemulihan Ekosistem dan pengurangan emisi gas rumah kaca Dalam Rangka Mendukung Indonesia’s Folu Net Sink 2030.

"Dan hari ini Kabupaten Muba telah memulainya, kami sangat apresiasi komitmen dan support Pemkab Muba dalam menjaga lingkungan," tuturnya.

Lanjutnya, aksi nyata ini juga telah meningkatkan serapan emisi serta membuat hutan tropis baru. "Aksi ini tentu harus melibatkan masyarakat secara langsung, dan Kabupaten Muba sangat mempunyai komitmen yang besar," tandasnya.[ros]


Komentar Pembaca