PKS Minta Pemerintah Tinjau Kembali Vaksin Meningitis sebagai Syarat Umrah & Haji

POLKAM  SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 20:00 WIB

PKS Minta Pemerintah Tinjau Kembali Vaksin Meningitis sebagai Syarat Umrah & Haji

foto/net

Kelangkaan vaksin meningitis belakangan ini dikeluhkan banyak orang. Terutama bagi para jamaah yang ingin melaksanakan ibadah Umrah, karena vaksin Meningitis menadi syarat utama ibadah ke Tanah Suci Makkah itu.

Kelangkaan vaksin meningitis juga dikeluhkan oleh Penyelenggara Umrah dan Haji, karena dinilai berpotensi membuat banyak jAmaah Indonesia gagal berangkat ke Tanah Suci, di tengah tingginya warga yang ingin melaksanakan ibadah umrah, setelah dua tahun tertunda akibat pandemi.

Sementara di sisi lain, KJRI di Jeddah menyebut Arab Saudi tidak lagi memeriksa jamaah terkait vaksin meningitis. Walaupun demikian, di Indonesia vaksinasi meningitis masih menjadi kewajiban. 

Aturan ini tertuang dalam Permenkes No. 23 Tahun 2018 tentang Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional.

Merespons hal itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf angkat bicara. Bukhori mendorong Pemerintah Indonesia meninjau kembali soal syarat vaksin meningitis tersebut.

"Kami mendorong kewajiban soal vaksin (meningitis) ini dapat ditinjau kembali. Selain vaksinnya langka, kebijakan Saudi pun tidak terlalu ketat soal ini sebagai bentuk pelonggaran. Sebab itu, pemerintah perlu segera mengatasi segala hal yang berpotensi menghambat kegiatan ibadah warganya," kata Anggota DPR RI, Bukhori Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/9/2022).

Anggota DPR RI Dapil Jateng 1 ini menekankan, di atas kertas, syarat vaksin meningitis masih menjadi syarat untuk jamaah haji dan umrah, agar bisa masuk ke Arab Saudi. Atas dasar itu, imbuhnya, Pemerintah Indonesia diharapkan dapat mengusahakan jalan terbaik bagi jamaah umrah untuk mendukung kegiatan ibadah mereka, salah satunya dengan melakukan negosiasi dengan Arab Saudi.

"Pemerintah perlu mengambil segala langkah yang diperlukan, untuk menjamin hak konstitusional rakyatnya dalam menjalankan ibadahnya sesuai dengan kepercayaan dan keyakinannya dapat terlaksana dengan baik," pungkas politisi PKS ini. [mt]


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55

PC Sering Pergi dengan Brigadir J, Sambo Selalu Pulang Malam
 Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus

Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus

InternasionalKamis, 01 Desember 2022 | 12:50

Diharamkan MUI Jember, Apa Itu Joget Pargoy?

Diharamkan MUI Jember, Apa Itu Joget Pargoy?

BERITAJumat, 02 Desember 2022 | 07:30

Partai Buruh Protes, Kenaikan UMP DKI 5,6 Persen Tidak Tepat
Terungkap, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kerap Pisah Rumah
Jenazah Pilot Diduga Masih Berada di Dalam Badan Helikopter Polri
Wonderful Indonesia di Piala Dunia 2022 Qatar

Wonderful Indonesia di Piala Dunia 2022 Qatar

InternasionalMinggu, 04 Desember 2022 | 06:40

WHO Sebut Fase Darurat Pandemi Covid-19 Semakin Dekat

WHO Sebut Fase Darurat Pandemi Covid-19 Semakin Dekat

NasionalMinggu, 04 Desember 2022 | 06:10

Gempa Susulan Kembali Guncang Cianjur

Gempa Susulan Kembali Guncang Cianjur

DaerahMinggu, 04 Desember 2022 | 05:23

Jelang Pernikahan Kaesang, Tenda dan CCTV Mulai Dipasang di Rumah Erina