PBNU-Metro TV Jalin Kerja Sama Hadirkan Program "Mencari Negarawan"

BERITA  SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 18:30 WIB

PBNU-Metro TV Jalin Kerja Sama Hadirkan Program

foto/net

Program 'Mencari Negarawan' merupakan salah satu program baru, yang akan menjadi langkah baik dalam mengedukasi masyarakat perihal pendidikan politik jelang masa pemilu 2024 mendatang.

Pragram baru tersebut merupakan program hasil kerjasama antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan stasiun televisi swasta, Metro TV. 

Pada Senin, 27 September 2022, PBNU melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) menjalin kerja sama program bertajuk 'Mencari Negarawan', dengan pihak Metro TV di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. 

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf menyambut baik serta sama-sama berharap agar program tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat.

"PBNU menyambut dengan gembira ajakan kerja sama program dari Metro TV ini, selain merupakan program yang baik, kita juga senang karena kesadaran tentang hal ini juga muncul dari pihak yang punya langkah strategis yakni dari permediaan Indonesia, khususnya Metro TV," kata Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, seperti dilansir dari NU Online, Senin (27/9/2022). 

Kiai, yang kerap disapa Gus Yahya itu menilai, program 'Mencari Negarawan' ini, merupakan langkah baik untuk mengedukasi masyarakat perihal pendidikan politik jelang masa pemilu 2024. 

"Ini suatu yang sangat penting terutama mengingat tidak lama lagi menjelang tahun pemilu 2024, akan menjadi momentum untuk menentukan terhadap pemimpin negara ini pada lima tahun kemudian," kata Ketua umum PBNU itu. 

"Mudah-mudahan ini akan menjadi sumbangan bermanfaat dan berkah bagi masyarakat Indonesia," imbuhnya. 

Sementara itu, Direktur Pemberitaan Metro TV, Arief Suditomo bersyukur atas sambutan hangat dari pihak PBNU, yang bersedia melakukan kerja sama dengan Metro TV. Ia pun mengatakan, program tersebut bukan hanya sebagai langkah edukatif melainkan menjadi investasi bagi kaum muda. 

"Bagi kami ini merupakan langkah yang bukan saja edukatif, tapi juga sebagai investasi pada dasarnya harus kita tanamkan di kalangan muda untuk lebih mengerti tentang bagaimana kita harus sama-sama investasi waktu, tenaga, dan pikiran untuk sama-sama menghindari soal politik identitas itu," kata Arief. 

Lewat program ini, ia berharap, persoalan tentang politik identitas itu bisa mulai dihilangkan dengan menguatkan politik inklusif, yang menghargai kemanusiaan, ras, agama, dan lainnya. 

"Itu merupakan hal yang mutlak yang perlu ditanamkan kepada masyarakat. Lewat acara ini dan dukungan dari PBNU kita optimis menanamkan pendidikan politik itu," pungkasnya. [mt]

 


Komentar Pembaca
Dokter Richard Lee Sebut Skincare Pakai Micin Aman, Asal...

Dokter Richard Lee Sebut Skincare Pakai Micin Aman, Asal...

KesehatanKamis, 24 November 2022 | 09:10

Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

IslamtainmentKamis, 24 November 2022 | 06:40

Makkah Hujan, Sekolah dan Universitas Diliburkan

Makkah Hujan, Sekolah dan Universitas Diliburkan

Kabar Tanah SuciKamis, 24 November 2022 | 13:40

Anne Ratna Mustika Sebut Dedi Mulyadi Masih Punya Hutang Miliaran
Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Kabar Tanah SuciMinggu, 27 November 2022 | 19:43

MUI akan Sebarkan Islam Wasathiyah ke Seluruh Dunia

MUI akan Sebarkan Islam Wasathiyah ke Seluruh Dunia

POLKAMSelasa, 29 November 2022 | 23:50

Awal Januari, Kemenag Rekrut Petugas Pembimbing Ibadah Haji

Awal Januari, Kemenag Rekrut Petugas Pembimbing Ibadah Haji

NasionalSelasa, 29 November 2022 | 23:30

Imam Al-Hasan Al-Bashri Aplikasikan Ihsan dalam Muamalah

Imam Al-Hasan Al-Bashri Aplikasikan Ihsan dalam Muamalah

KajianSelasa, 29 November 2022 | 23:10

Hilman Latief: Penggunaan Nilai Manfaat Dana Haji Perlu Diproporsionalkan
Indonesia Ajak Negara-negara OKI Memajukan Industri Halal

Indonesia Ajak Negara-negara OKI Memajukan Industri Halal

Ekonomi SyariahSelasa, 29 November 2022 | 22:26