Saudi Hapus 5 Juta Konten Ektremis di Telegram

Internasional  SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 13:00 WIB

Saudi Hapus 5 Juta Konten Ektremis di Telegram

Global Center for Combating Extremist Ideology di Riyadh

Sejak kolaborasi dimulai pada bulan Februari, lebih dari 7 juta contoh konten ekstremis telah dihapus dari layanan pesan instan Telegrlam. Dalam dua bulan ini saya, lebih dari dua juta konten ekstremis telah dihapus.

Pusat Global untuk Memerangi Ideologi Ekstremis, juga dikenal sebagai Etidal, pada hari Senin mengatakan bahwa antara 17 Juli dan 13 September, kerjanya dengan gugus tugas dari Telegram untuk mencegah dan memerangi terorisme dan ekstremisme kekerasan mengakibatkan penghapusan 5.269.078 item dari platform. Mereka termasuk 3.012.489 pesan yang berkaitan dengan Tahrir Al-Sham, sebuah kelompok militan yang terlibat dalam perang saudara Suriah, 1.168.447 tentang Al-Qaeda, dan 1.088.142 tentang Daesh.

Sejak kolaborasi dimulai pada 21 Februari, Etidal mengatakan 7.146.016 contoh konten ekstremis telah dihapus dari Telegram untuk melindungi pengguna dari ancaman dan pengaruh ideologis yang merusak. Mereka termasuk pesan dalam bahasa Arab yang berisi berbagai jenis file media, termasuk PDF, video dan rekaman audio.

Mubarak Al-Aati, seorang penulis dan analis politik Saudi, mengatakan bahwa Etidal menunjukkan bahwa ia efisien dan serius dalam upayanya untuk menghadapi retorika ekstremisme dan ide-ide terorisme. Dia mengatakan kepada Arab News bahwa pekerjaan organisasi untuk memerangi ancaman di tingkat lokal, regional dan global sudah dikenal luas, dan pekerjaannya dengan mitra terkenal seperti Telegram akan membantu mengurangi pengaruh ekstremis di media sosial dan publik online lainnya. spasi.

Sejak kolaborasi dimulai pada bulan Februari, lebih dari 7 juta contoh konten ekstremis telah dihapus dari layanan pesan instan.

“Ini akan membatasi bahaya bahan-bahan semacam itu bagi masyarakat dan membuat badan-badan terkait menangani tanggung jawab mereka untuk menjaga dan menjaga keamanan masyarakat,” kata Al-Aati.

Etidal adalah organisasi global yang bertugas memerangi dan membasmi contoh-contoh ekstremisme, mengatasinya, dan mempromosikan budaya toleransi dan koeksistensi di antara masyarakat. Didirikan pada 21 Mei 2017, selama KTT Arab-Islam-Amerika di Riyadh dengan tujuan mempromosikan, memantau, dan menganalisis budaya moderasi intelektual bekerja sama dengan jaringan regional dan internasional. Kantor pusatnya terletak di ibu kota Saudi.

Al-Aati mengatakan pusat tersebut telah menikmati sejumlah keberhasilan sejauh ini dalam pekerjaannya untuk mengatasi ancaman ekstremisme dan terorisme. Dia menekankan pentingnya kelanjutan upaya sungguh-sungguh, bersama dengan peran masyarakat internasional yang lebih luas dalam mengambil sikap tegas dalam menentang negara-negara yang mendukung dan mensponsori terorisme dan ekstremisme dan mencoba menggunakan ideologi ekstremis sebagai cara untuk menyebarkan malapetaka dan kekacauan.[ros]


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55

PC Sering Pergi dengan Brigadir J, Sambo Selalu Pulang Malam
Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Kabar Tanah SuciMinggu, 27 November 2022 | 19:43

Anne Ratna Mustika Sebut Dedi Mulyadi Masih Punya Hutang Miliaran
Lho... Komaruddin Tidak Ingin Ferdy Sambo Dihukum Mat

Lho... Komaruddin Tidak Ingin Ferdy Sambo Dihukum Mat

HukumMinggu, 27 November 2022 | 12:05

 Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus

Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus

InternasionalKamis, 01 Desember 2022 | 12:50

Menguatkan Dua Sisi Iman

Menguatkan Dua Sisi Iman

KajianJumat, 02 Desember 2022 | 19:00

OJK: Jaminan Kesejahteraan Masyarakat di Perbankan Syariah Lebih Baik

OJK: Jaminan Kesejahteraan Masyarakat di Perbankan Syariah Lebih Baik

Ekonomi SyariahJumat, 02 Desember 2022 | 18:30

Ditolak RS Inggris, Bocah Muslim Meninggal 10 Hari Kemudian

Ditolak RS Inggris, Bocah Muslim Meninggal 10 Hari Kemudian

InternasionalJumat, 02 Desember 2022 | 18:00

Innalillahi..Mantan Menteri ATR Meninggal di Basement Hotel Bidakara
Laksamana Yudo: 1991 Saya Sudah Bersatu dan Solid dengan Polri