Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan 7 Unit Rumah Layak Huni bagi Warga Sidoarjo

Daerah  KAMIS, 22 SEPTEMBER 2022 | 17:00 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan 7 Unit Rumah Layak Huni bagi Warga Sidoarjo

foto/net


Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menyerahkan tujuh (7) unit Rumah Tinggal Layak Huni (RuTiLaHu) yang masing-masing diserahkan kepada tujuh (7) keluarga di Desa Kedung Banteng, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo Jawa Timur. 

"Kami memberikan prioritas untuk membangun dari rumah tidak layak huni menjadi rumah tinggal layak huni," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan pers, Kamis (22/9/2022).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, juga ikut menyaksikan secara langsung bagian dalam rumah tinggal layak huni anyar tersebut. 

"Ini bagian dari upaya bersama Baznas dan Pemprov Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas tempat tinggal," tambah Gubernur Khofifah. 

Gubernur memastikan, bahwa rumah tersebut telah terpenuhi syarat dan kebutuhan dasar sebagai kediaman sehat, seperti memiliki ventilasi dan juga sanitasi yang baik.

"Alhamdulillah, nanti Bapak dan Ibu sudah bisa mulai menempati rumah yang layak huni dan insyaallah sehat," ungkapnya. 

Selain itu, Khofifah menegaskan, untuk pemenuhan kebutuhan itu diupayakan tak hanya tempat untuk berteduh dari panas dan hujan, tetapi juga memenuhi standar kesehatan dan sanitasi yang baik.

Bersama Baznas Jatim, dan Baznas Sidoarjo, Pemprov Jatim memberikan bantuan berupa rumah tinggal layak huni dengan anggaran untuk masing-masing rumah senilai Rp 23 juta.

Bantuan yang diberikan berupa rumah dengan luas bangunan 4 meter X 7 meter, yang terdiri dari dua kamar, satu kamar mandi, dan ruang cuci. 

"Masing-masing penerima manfaat juga masih mendapatkan tambahan bantuan perabotan senilai Rp 2,5 juta dari Gubernur Jatim," imbuh Khofifah. 

Salah satu penerima kunci rumah, Ani, mengaku senang dan lega karena kini sudah memiliki tempat tinggal layak huni. 

"Saya senang sekali pokoknya atas bantuan dari Ibu Gubernur sampai tidak bisa berkata-kata," katanya, seperti dialnsir dari jatim.jpnn. [mt]


Komentar Pembaca