Deklarasi Makkah Dipuji karena Meningkatkan Perdamaian

Kabar Tanah Suci  MINGGU, 18 SEPTEMBER 2022 | 09:30 WIB

Deklarasi Makkah Dipuji karena Meningkatkan Perdamaian

Pernyataan akhir Kongres Ketujuh Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional memuji Deklarasi Makkah yang bersejarah, yang ditandatangani oleh para Imam besar dan Mufti dunia Islam, para cendekiawan dan pemikir di Makkah, menekankan pentingnya meningkatkan perdamaian, dialog, kerja sama, dan saling menghormati, untuk kebaikan umat manusia.

Kongres, yang menyatukan lebih dari 100 delegasi pemimpin agama besar yang berpengaruh di kancah internasional di hadapan Presiden Kazakh Kassym-Jomart Tokayev, ditutup di sini Sabtu.

Sekretaris Liga Muslim Dunia (MWL) dan Ketua Asosiasi Cendekiawan Muslim Dr. Mohammed Bin Abdul Karim Al-Issa menyampaikan panggilan video pada sesi pembukaan konferensi, di mana ia membahas pentingnya “nilai-nilai bersama” dan dampak diplomasi agama dalam mempromosikan nilai-nilai tersebut.

Dalam pidatonya, ia menegaskan kembali pentingnya dialog dan komunikasi peradaban dan budaya yang sadar, dan bahwa sebagian besar konflik sepanjang sejarah manusia adalah hasil dari ide-ide tentang agama, yang hanya mengungkapkan orientasi para pemeluknya.

Kegiatan Islam yang berpartisipasi dalam konferensi tersebut memuji Deklarasi Makkah, di samping apa yang dikutip oleh semua pemeluk agama dan budaya dalam pernyataan akhir konferensi.

Ini adalah pengakuan besar atas pencapaian historis kualitatif Deklarasi ini, yang merupakan titik balik penting dalam sejarah Islam kontemporer, dalam konteks legitimasi dan intelektualnya yang mencakup semua sekte Islam.

Deklarasi Makkah dirayakan di berbagai platform internasional dengan keragaman agama dan budaya dan diadopsi oleh negara-negara Islam pada pertemuan menteri luar negeri mereka di Niamey, Niger.

Dokumen tersebut menjadi acuan dalam melatih para imam di beberapa negara dan sangat dihargai oleh Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, yang mengawal konferensi internasionalnya yang diadakan di Makkah pada 2019, yang diselenggarakan oleh MWL, dan ditandatangani oleh 1.200 mufti dan ulama serta lebih dari 4.500 pemikir Islam.[ros]


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55

PC Sering Pergi dengan Brigadir J, Sambo Selalu Pulang Malam
Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Kabar Tanah SuciMinggu, 27 November 2022 | 19:43

Anne Ratna Mustika Sebut Dedi Mulyadi Masih Punya Hutang Miliaran
Lho... Komaruddin Tidak Ingin Ferdy Sambo Dihukum Mat

Lho... Komaruddin Tidak Ingin Ferdy Sambo Dihukum Mat

HukumMinggu, 27 November 2022 | 12:05

 Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus

Mauna Loa, Gunung Api Terbesar di Dunia Meletus

InternasionalKamis, 01 Desember 2022 | 12:50

Menguatkan Dua Sisi Iman

Menguatkan Dua Sisi Iman

KajianJumat, 02 Desember 2022 | 19:00

OJK: Jaminan Kesejahteraan Masyarakat di Perbankan Syariah Lebih Baik

OJK: Jaminan Kesejahteraan Masyarakat di Perbankan Syariah Lebih Baik

Ekonomi SyariahJumat, 02 Desember 2022 | 18:30

Ditolak RS Inggris, Bocah Muslim Meninggal 10 Hari Kemudian

Ditolak RS Inggris, Bocah Muslim Meninggal 10 Hari Kemudian

InternasionalJumat, 02 Desember 2022 | 18:00

Innalillahi..Mantan Menteri ATR Meninggal di Basement Hotel Bidakara
Laksamana Yudo: 1991 Saya Sudah Bersatu dan Solid dengan Polri