Waqaf Produktif Cara Mendapatkan Pahala yang Mengalir Abadi

Sosial  SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 20:45 WIB | Deman

 Waqaf Produktif Cara Mendapatkan Pahala yang Mengalir Abadi

foto/net

Ketika Khalifah Umar bin Khattab memperoleh tanah di Khaibar, ia menghadap Nabi Muhammad SAW. 

"Wahai Rasulullah, aku mendapat tanah di Khaibar. Aku belum pernah mendapat harta sebaik itu. Maka apakah yang engkau perintahkan kepadaku?", tanya Umar kepada Rasulullah SAW.

Nabi pun bersabda, "Bila engkau suka, engkau tahan (pokok) tanah itu dan engkau sedekahkan (hasilnya), tidak dijual, tidak dihibahkan, dan tidak pula diwariskan." 

Lalu Umar menyedekahkannya (hasil pengelolaan dari tanah itu) kepada orang-orang fakir, kaum kerabat, hamba sahaya, sabilillah, dan tamu-tamu.

Dikutip dari tabungwakaf.com, skema pengelolaan donasi wakaf dari umat yaitu dengan memproduktifkan donasi tersebut, hingga mampu menghasilkan surplus yang berkelanjutan. Donasi wakaf dapat berupa benda bergerak, seperti uang dan logam mulia, maupun benda tidak bergerak, seperti tanah dan bangunan. 

Surplus wakaf produktif inilah yang menjadi sumber dana abadi bagi pembiayaan kebutuhan umat. Seperti pembiayaan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

General Manager Wakaf Dompet Dhuafa, Bobby Manullang menuturkan, wakaf produktif merupakan bentuk pokok wakaf yang bisa memberikan efek kebermanfaatan secara terus-menerus. Ketika misalnya seorang Nadzir menerima wakaf dari masyarakat, kemudian wakaf itu mengalami proses konversi, misalnya menjadi aset dan memberikan manfaat secara jangka panjang untuk banyak orang.

Seperti wakaf yang dikonversi menjadi Rumah Sakit, yang secara terus-menerus memberikan layanan kesehatan untuk pasien dhuafa. Begitupun wakaf yang menjadi Sekolah, yang bermanfaat untuk siswa-siswa dhuafa maupun yatim. Bahkan wakaf lahan pertanian produktif, yang berguna bagi pekerja di lahan pertanian itu, maupun dhuafa yang menerima manfaat dari hasil surplus wakafnya.

"Misalnya RS Rumah Sehat Terpadu dan Sekolah SMART Ekselensia Dompet Dhuafa. Jadi tidak hanya uang, wakaf juga bisa berbentuk fasilitasnya, seperti alat-alat kesehatan rumah sakit. Ketika aset wakaf itu memberi manfaat berkelanjutan secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang, maka bisa dikatakan produktif. Dompet Dhuafa melihat semuanya aset wakaf itu produktif, tidak ada yang sekali pakai," jelas Bobby dalam keterangannya diterima Senin (12/9/2022).

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welas asih) dan wirausaha sosial. Selama 28 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR. [mt]


Komentar Pembaca
Dokter Richard Lee Sebut Skincare Pakai Micin Aman, Asal...

Dokter Richard Lee Sebut Skincare Pakai Micin Aman, Asal...

KesehatanKamis, 24 November 2022 | 09:10

Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

IslamtainmentKamis, 24 November 2022 | 06:40

Makkah Hujan, Sekolah dan Universitas Diliburkan

Makkah Hujan, Sekolah dan Universitas Diliburkan

Kabar Tanah SuciKamis, 24 November 2022 | 13:40

Anne Ratna Mustika Sebut Dedi Mulyadi Masih Punya Hutang Miliaran
Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Kabar Tanah SuciMinggu, 27 November 2022 | 19:43

MUI akan Sebarkan Islam Wasathiyah ke Seluruh Dunia

MUI akan Sebarkan Islam Wasathiyah ke Seluruh Dunia

POLKAMSelasa, 29 November 2022 | 23:50

Awal Januari, Kemenag Rekrut Petugas Pembimbing Ibadah Haji

Awal Januari, Kemenag Rekrut Petugas Pembimbing Ibadah Haji

NasionalSelasa, 29 November 2022 | 23:30

Imam Al-Hasan Al-Bashri Aplikasikan Ihsan dalam Muamalah

Imam Al-Hasan Al-Bashri Aplikasikan Ihsan dalam Muamalah

KajianSelasa, 29 November 2022 | 23:10

Hilman Latief: Penggunaan Nilai Manfaat Dana Haji Perlu Diproporsionalkan
Indonesia Ajak Negara-negara OKI Memajukan Industri Halal

Indonesia Ajak Negara-negara OKI Memajukan Industri Halal

Ekonomi SyariahSelasa, 29 November 2022 | 22:26