Inilah Restoran Khusus Perempuan di Gaza

Wisata  SELASA, 13 SEPTEMBER 2022 | 11:30 WIB

Inilah Restoran Khusus Perempuan di Gaza

Berkali-kali beberapa tahun ini, Amena Al-Hayek  gagal menempatkann dirinya menjadi chef utama di salah satu restoran besar di Gaza, karena ia perempuan. Tapi sekarang, ia sudah menjadi chef utama di sebuah restoran perempuan yang baru-baru ini dibuka dan dikhususkan untuk perempuan yang ingin makan di luar rumah.

Meski baru dibuka Agustus lalu dan hanya menawarkan makanan ringan seperti roti lapis ayam dan pizza, "Sabaia VIP" sangat populer. Restoran itu diminati banyak perempuan, khususnya mereka yang sering mengeluhkan kurangnya tempat rekreasi pribadi yang aman.

“Sabaia VIP” adalah impian dari Amena Al-Hayek, juru masak atau koki utamanya, yang jadi kenyataan. Sudah lama ia ingin menjadi koki sebuah restoran besar. Namun, di kantung wilayah yang konservatif dan padat itu, impiannya selalu terjegal.

"Saya menemukan kesulitan menjadi kepala koki atau memimpin tim koki pria, karena mereka menolak dipimpin oleh perempuan. Ini adalah masyarakat maskulin, yang tidak menginginkan perempuan memimpin mereka," jelasnya dilansir VOA, Selasa (13/9/2022).

Amena Al-Hayek bukannya tidak punya pengalaman menjadi juru masak. Ia pernah bekerja secara sukarela alias tanpa dibayar, di sebuah hotel di Gaza. Sayangnya, meskipun ada lowongan untuk koki baru, ia tidak pernah dipertimbangkan. “Sabaia” berarti perempuan dalam bahasa Arab, pilihan kata yang menyenangkan untuk pelanggan yang seluruhnya perempuan dari segala usia.

Pemiliknya, Reham Hamouda, menjelaskan alasan pendirian restoran itu berasal dari kebutuhan memiliki sesuatu yang pribadi, di mana perempuan dapat menikmati kebebasan dan privasi mereka.

Hamouda mempekerjakan delapan perempuan di restoran itu sebagai staf. Namun ia juga memesan beragam masakan dari perempuan-perempuan yang rajin memasak di rumah mereka. Apa yang dilakukan Hamuda memberi pendapatan yang sangat dibutuhkan banyak perempuan di Gaza, di mana pengangguran berkisar sekitar 50 persen.

Al-Hayek mengaku bangga dengan posisi barunya. Ia bisa memilih sendiri bahan-bahan yang dibutuhkan restorannya dan mengembangkan kreativitasnya. "Kami bisa sangat kreatif dan kami bisa membuka restoran, dan ini bisa sukses tanpa pengawasan koki pria," jelasnya.

Perempuan berusia 50 tahun itu berharap, restorannya bisa menyaingi kesuksesan restoran-restoran lain yang telah lama berdiri dan dipimpin koki-koki pria. [ros]


Komentar Pembaca
Dokter Richard Lee Sebut Skincare Pakai Micin Aman, Asal...

Dokter Richard Lee Sebut Skincare Pakai Micin Aman, Asal...

KesehatanKamis, 24 November 2022 | 09:10

Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

Ria Ricis Buat Moana Tertawa Terbahak-bahak Dikritik, Kenapa?

IslamtainmentKamis, 24 November 2022 | 06:40

Makkah Hujan, Sekolah dan Universitas Diliburkan

Makkah Hujan, Sekolah dan Universitas Diliburkan

Kabar Tanah SuciKamis, 24 November 2022 | 13:40

Anne Ratna Mustika Sebut Dedi Mulyadi Masih Punya Hutang Miliaran
Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Makkah dan Madinah akan Diguyur Hujan Deras pada Selasa-Rabu

Kabar Tanah SuciMinggu, 27 November 2022 | 19:43

MUI akan Sebarkan Islam Wasathiyah ke Seluruh Dunia

MUI akan Sebarkan Islam Wasathiyah ke Seluruh Dunia

POLKAMSelasa, 29 November 2022 | 23:50

Awal Januari, Kemenag Rekrut Petugas Pembimbing Ibadah Haji

Awal Januari, Kemenag Rekrut Petugas Pembimbing Ibadah Haji

NasionalSelasa, 29 November 2022 | 23:30

Imam Al-Hasan Al-Bashri Aplikasikan Ihsan dalam Muamalah

Imam Al-Hasan Al-Bashri Aplikasikan Ihsan dalam Muamalah

KajianSelasa, 29 November 2022 | 23:10

Hilman Latief: Penggunaan Nilai Manfaat Dana Haji Perlu Diproporsionalkan
Indonesia Ajak Negara-negara OKI Memajukan Industri Halal

Indonesia Ajak Negara-negara OKI Memajukan Industri Halal

Ekonomi SyariahSelasa, 29 November 2022 | 22:26