AS Ajak Muhammadiyah Bangun SDM di Afghanistan

Pendidikan  MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 13:30 WIB

 AS Ajak Muhammadiyah Bangun SDM di Afghanistan

Amerika Serikat (AS)selesai menarik pasukannya dari Afghanistan pada 31 Agustus 2021, setelah Pasukan Taliban mengambil alih kekuasaan dan mendirikan Pemerintah Emirat Islam Afghanistan.

Banyak hambatan untuk membangun negara yang selama 20 tahun terkoyak oleh perang itu. AS sendiri kendati sudah diserukan Taliban dan berbagai negara serta PBB, belum juga mencairkan dana Pemerintah Afghanistan yang dibekukannya.

Pemerintah AS mengatkan khusus mengenai hak dan akses pendidikan kaum perempuan dan anak-anak perempuan masih terbengkalai. Dalam upaya mengatasi masalah ini, pemerintah AS Muhammadiyah untuk membantu pemenuhan akses pendidikan anak-anak dan pemberdayaan kaum perempuan Afganistan.

Dilansir dari laman Muhammadiyah.or.id, Minggu (28/8/2022), ajakan ini ditegaskan oleh Utusan Khusus AS untuk Perempuan Afghanistan, Anak Perempuan, dan Hak Asasi Manusia, Rina Amiri dalam kunjungannya ke kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta, Jumat (26/8/2022).

“Indonesia mungkin sekali menjadi harapan dan kerja sama baik untuk membawa pendidikan ke Afghanistan untuk perempuan dan anak-anak di sana. Saya juga mencatat bahwa rakyat Afghanistan mengharapkan solidaritas dan dukungan bangsa Indonesia dan pemerintah Amerika sangat terbuka dan kami melihat kemungkinan kerja sama lebih di masa depan,” ucapnya.

Rina Amiri yang didampingi oleh staff Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Republik Indonesia itu juga mengapresiasi kiprah besar Muhammadiyah dalam menyediakan pendidikan inklusif bagi rakyat Indonesia.

Menyambut tawaran utusan khusus Amerika Serikat tersebut, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengaku siap berkolaborasi. “Kami mengapresiasi kunjungan Ibu Rina ke Muhammadiyah dan mudah-mudahan usaha-usaha yang sudah dilakukan bisa berhasil dan membawa situasi di Afghanistan lebih damai lagi,” ujarnya.

Salah satu hal yang bakal digarap oleh Muhammadiyah adalah beasiswa bagi para siswa dan pelajar dari Afghanistan untuk menuntut ilmu di sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah. “Nanti skemanya kita atur dan ini menjadi salah satu kontribusi Muhammadiyah dalam menyelesaikan masalah di Afghanistan yang sangat kompleks,” jelas Mu’ti.

Meski masih dalam skema, namun program ini disebut bakal melibatkan organisasi ‘Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah.

“Karena bidang ini melibatkan pemudi yang memang itu menjadi kelompok yang sangat perlu pendidikan sehingga nanti keterlibatan ‘Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah diperlukan agar program ini dapat berjalan dengan baik,” jelas Mu’ti yang hadir didampingi Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah, H. R. Alpha Amirrachman.[ros]


Komentar Pembaca
Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Suporter Asal Meksiko Menjadi Mualaf

Rabu, 30 November 2022 | 18:10

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Lebih Memilih Al-quran Daripada Hp

Selasa, 29 November 2022 | 18:55