Hebatnya Sambo, Punya Kerajaan Sendiri

POLKAM  JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 07:00 WIB

Hebatnya Sambo, Punya Kerajaan Sendiri

Butuh waktu sangat lama bagi Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk menuntaskan penyidikan kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nofryansyah Josua Hutabarat (Brigadir J), dengan tersangka Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

Padahal menurut berbagai pihak, penyidikan ini sebetulnya tidak sulit dan dapat diselesaikan hanya di tingkat Kepolisian Resor (Polres). Mengapa kasus di Jalan Duren Sawit 3 ini terkesan begitu sulit untuk dituntaskan?

Jawaban atas pertanyaan itu diberikan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang disiarkan di Kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, dikutip pagi ini Jumat (19/8/2022).

Menteri Mahfud mengakui, kasus yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo itu tidak sulit. Akan tetapi tersangka penembakan Brigadir J itu memiliki kelompok di dalam tubuh Polri.
 
"Ada kelompok Sambo sendiri ini yang seperti menjadi kerajaan Polri sendiri di dalamnya. Seperti sub-Mabes yang sangat berkuasa," katanya.
 
Dikatakan Mahfud, kondisi itu yang membuat pengusutan kematian Brigadir J terhambat.  Kelompok Sambo yang kuat tersebut menghambat kerja penegakan hukum.

"Yang jelas, ada hambatan-hambatan di dalam secara struktural."[ros]

 


Komentar Pembaca
Herman Deru Dapat Reward Did Rp10,32 Miliar

Herman Deru Dapat Reward Did Rp10,32 Miliar

Ahad, 02 Oktober 2022 | 09:05

Hukum Kdrt Menurut Islam

Hukum Kdrt Menurut Islam

Jumat, 30 September 2022 | 13:05