Terkait Kasus KM 50, Habib Rizieq: Allah Punya Cara Indah, Allah Buka Satu-satu

BERITA  RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 17:30 WIB | Deman

Terkait Kasus KM 50, Habib Rizieq: Allah Punya Cara Indah, Allah Buka Satu-satu

foto/net

Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab kembali membuka Kasus KM 50, yang dinilainya banyak kejanggalan dalam peristiwa tersebut. Dalam ceramahnya, Habib Rizieq bak menampar Irjen Ferdy Sambo, terkait penembakan yang dilakukan polisi terhadap 6 Laskar FPI.

Habib Rizieq menyebut, orang-orang yang dzalim dibuat sibuk dengan orang yang dzalim juga. Habib Rizieq tak lupa meminta agar jamaahnya memohon kepada Allah SWT agar dikeluarkan dari tengah-tengah orang yang dzalim dengan keadaan selamat.

"Allah punya cara indah, Allah punya cara ajaib, Allah punya cara kadang-kadang yang gak terlintas di benak kita. Allah punya cara kadang-kadang dikeluarkan yang dulu kita gak pernah tahu kalau orang itu terlibat," katanya kepada para Jamaah.

"Kita gak pernah tahu kalau orang ini, orang ini, orang ini terlibat. Tapi Allah buka satu-satu yang kita gak tahu jadi tahu," lanjutnya.

Habib Rizieq bahkan dengan tegas menyebut Allah telah membuka identitas pelaku penembakan 6 laskar FPI di KM 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek tahun 2020 silam, melalui peristiwa yang menurutnya hampir mirip atau serupa, yakni pembunuhan terhadap Brigadir J, ada rekayasa yang mereka ciptakan agar semuanya tidak menjadi permasalahan.

"Serupa cara menghilangkan buktinya, membungkam saksinya, serupa cara-cara bohongnya, serupa cara-cara yaitu merekayasa dongeng kasusnya, Subhanallah," tuturnya.

"Jadi kalau kita yang melakukan pembalasan, belum tentu seindah itu, gak bakal mampu sehebat itu. Tapi kalau Allah SWT yang sudah melakukan pembalasan, kita akan lihat berapa banyak keajaiban yang akan terjadi," lanjutnya.

Selain Habib Rizieq, Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin juga ikut buka suara terkait pembunuhan Brigadir J.

Novel mengatakan, Ferdy Sambo sudah terbiasa melakukan kebiadaban, sehingga ia sampai hati menembak ajudannya sendiri.

Novel Bamukmin mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan Ferdy Sambo, saat membantai 6 laskar FPI sama persis seperti saat membunuh Brigadir J. 

"Ini juga dilakukan memang sama, sampai sebegitu samanya," ujar Novel Bamukmin. [mt]

 


Komentar Pembaca
Herman Deru Dapat Reward Did Rp10,32 Miliar

Herman Deru Dapat Reward Did Rp10,32 Miliar

Ahad, 02 Oktober 2022 | 09:05

Hukum Kdrt Menurut Islam

Hukum Kdrt Menurut Islam

Jumat, 30 September 2022 | 13:05