Usai Divonis 6 Bulan Penjara, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

Hukum  SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 17:25 WIB

Usai Divonis 6 Bulan Penjara, Bahar Smith Cium Bendera Merah Putih

foto/net


Terbukti menyebarkan berita tidak pasti, Penceramah Bahar bin Smith dinyatakan bersalah dan dijatuhi pidana kurungan selama enam bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Seusai mendengarkan putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Dodong Rusdani, Bahar Smith langsung bergerak ke arah bendera merah putih, yang berada di samping meja Majelis Hakim. 

Sambil mengepalkan tangannya dan memegang bendera merah putih, Bahar Smith menyatakan bahwa dia masih mempercayai adanya keadilan di Tanah Air. 

"Saya ingin berkata, dengan adanya putusan ini, Insya Allah akan jadi awal bangkitnya lagi kepercayaan masyarakat, masih ada keadilan di Indonesia," kata Habib Bahar dihadapan para pengunjung sidang di PN Bandung Kelas IA, Jalan LLRE Martadinata, Selasa (16/8/2022). 

Hakim Dodong kemudian menimpali dan menyatakan kalau putusan yang diberikan terhadap Bahar tidak ada intervensi dari siapapun. 

"Kami memutuskan apa adanya, tidak ada pengaruh apapun yang benar, yang benar ya benar, yang salah ya salah," kata Hakim Dodong. 

Dalam kesempatan itu, Habib Bahar mengambil sikap menerima putusan tersebut. Sedangkan Jaksa penuntut umum (JPU) masih pikir-pikir. 

"Kami penuntut umum terhadap putusan terdakwa Bahar bin Smith, kami menyatakan pikir-pikir," kata Jaksa.

Seperti diketahui, Majelis hakim PN Bandung menjatuhkan vonis selama enam bulan penjara kepada Habib Bahar bin Smith. Habib Bahar dinilai terbukti menyebarkan berita tidak pasti dan berpotensi menyebabkan keonaran di masyarakat. 

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa HB Assyaid Bahar bin Ali bin Smith dengan pidana penjara selama 6 bulan 15 hari," kata hakim Dodong saat membacakan putusan. 

Vonis yang diberikan Majelis Hakim tersebut, lebih rendah dibanding tuntutan Jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa dengan hukuman 5 tahun penjara. [mt]


Komentar Pembaca