Lansia Diprioritaskan pada Musim Haji 2023

Kabar Tanah Suci  SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 11:57 WIB

Lansia Diprioritaskan pada Musim Haji 2023

Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia yang hendak menunaikan ibadah haji. Pada Musim Haji 2023, Pemerintah Arab Saudi akan memberi kuota khusus bagi calon jamaah lanjut usia (lansia).

Kabar gembira itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas kemarin, di mana ia mengatakan bahwa dirinya mendapat kepastian itu saat bertemu dengan Menteri Haji Arab Saudi,  untuk membahas Penyelenggaraan Haji 2023.

Menurut Menag, begitu proses penyelenggaraan Ibadah Haji 2022 selesai, Kementerian Agama (Kemenag) RI langsung membahas, Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun depan.

Menag memastikan, pelaksanaan haji tahun depan perlu dilakukan lebih baik lagi agar dengan memperbaiki segala kekurangan dalam penyelenggaraan tahun ini.

“Saya sampaikan beberapa waktu yang lalu begitu selesai semua prosesi haji, kita ketemu dengan Menteri Haji Saudi, membicarakan pelaksanaan haji tahun depan dan kami bersepakat membuat task force antara pemerintah Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi dan Kementerian Agama RI,” kata Yaqut di Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir dari Hidayatullah.com, Selasa (16/8/2022)

Yaqut mengungkapkan, dalam pertemuan dirinya dengan Menteri Haji Arab Saudi, dibahas juga mengenai kuota jemaah haji Indonesia pada tahun depan. Dia juga membahas mengenai kemungkinan diperbolehkannya jemaah lanjut usia yang berusia di atas 60 tahun untuk diperbolehkan melaksanakan Ibadah Haji.

“Karena, bisa jadi ada kemungkinan jemaah ada, mudah-mudahan tahun  depan (kuota) bisa bertambah dan ada kuota khusus untuk jemaah lansia di atas 60 tahun,” kata Yaqut.

Menurut Yaqut, Dia telah menjelaskan kondisi jemaah haji usia lanjut di Indonesia yang jumlah antreannya mencapai 700 ribu jemaah. Apabila mereka yang berusia lanjut itu dibatasi dan tidak diperbolehkan berangkat seperti pada tahun ini, maka jumlah antreannya akan semakin panjang.

“Jemaah lansia Indonesia antreannya mencapai 700 ribu jemaah, jadi kalau mereka dibatasi sampai 65 tahun seperti tahun ini, mereka kasihan yang 700 ribu itu,” kata Yaqut.

Mendengar apa yang telah dijelaskan oleh Yaqut, Kementerian Haji di Arab Saudi dapat memahami kondisi tersebut. Untuk itu, menurut Yaqut, Arab Saudi menjanjikan adanya kuota khusus untuk jemaah haji usia lanjut lada tahun depan.

“Harus ada solusi dan mereka menjanjikan insya Allah ada kuota khusus untuk lansia, tapi nanti akan kita bicarakan secara detail di task force yang kita bicarakan ini, yang kita bikin ini,” ujar Menag.

Saat ini gugus tugas atau task force yang dibentuk, sudah mulai bekerja untuk mempersiapkan ibadah haji tahun depan. Diharapkan apa yang menjadi keinginan Indonesia dapat dipenuhi oleh Arab Saudi.

“Ini sudah mulai bekerja, tim teknis sudah mulai bekerja di Saudi sana untuk bicara teknis dengan kementerian haji,” ujar Menag.[ros]


Komentar Pembaca