Bharada, Pangkat Terendah di Polri Yang Tugasnya Cuma Menjalankan Perintah

Sosial  SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 15:05 WIB | Rahmad Romli

Bharada, Pangkat Terendah di Polri Yang Tugasnya Cuma Menjalankan Perintah

moeslimchoice

MoeslimChoice.  Nama Bhayangkara Dua (Bharada) E atau Richard Eliezer jadi menjadi perbincangan setelah terlibat kasus penembakan terhadap Brigadir J atau Yoshua dirumah komandannya, Irjend Pol Ferdy Sambo. Ada tiga jenjang kepangkatan yang terlibat dan dalam strutuktur kepolisian Bharada adalah pangkat paling rendah.

Bila dibandingkan dengan Ferdy Sambo, pangkat keduanya bagai langit dan bumi. Sehingga spekulasi kalau Bharada E berada di bawah tekanan komandannya, hal itu tentu masuk akal.

Setidaknya ada 21 jenjang yang harus dilewati seorang Bharada untuk menjadi seorang Inspektur Jenderal (Irjend). Tingginya jenjang itu, membuat sesuatu yang mustahil bagi seorang polisi untuk mencapai tingkatan tersebut.

Sementara tugas seorang polisi itu tidak ubahnya seperti pahlawan di Film Avengers yakni bertindak tegas dalam menghadapi kejahatan dan pelanggaran demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di muka bumi.

Dimana berdasarkan kepangkatan tersebut, Bharada merupakan pelaksana terdepan dalam tugas kepolisian. Kalau dalam istilah militer yakni menjadi prajurit terdepan dalam berbagai situasi.

Seperti diketahui penyelidikan kasus polisi tembak polisi yang melibatkan Bharada E, Brigadir J, hingga Irjen Pol Ferdy Sambo masih terus bergulir. Kasus yang melibatkan banyak nama polisi ini memunculkan rasa penasaran masyarakat terkait pangkat dan struktur kepolisian.

Berikut ini penjelasan mengenai pangkat polisi dan struktur Polri.

 

Kepangkatan Polisi

Jenderal Polisi  (bintang empat)

Perwira Tinggi

Komisaris Jenderal Polisi  (bintang tiga)

Inspektur Jenderal Polisi (bintang dua)

Brigadir Jenderal Polisi   (bintang satu)

Perwira Menengah

Komisaris Besar Polisi     (melati tiga)

Ajun Komisaris Besar Polisi  (melati dua)

Komisaris Polisi                 (melati satu)

Perwira Pertama

Ajun Komisaris Polisi (balok kuning tiga)

Inspektur Polisi Satu (balok kuning dua)

Inspektur Polisi Dua (balok kuning satu)

Bintara

Ajun Inspektur Polisi Satu (dua balok bergelombang)

Ajun Inspektur Polisi Dua (satu balok bergelombang)

Brigadir Polisi Kepala  atau Bripka (empat balok panah perak)

Brigadir Polisi atau Brigadir (tiga balok panah perak)

Brigadir Polisi Satu atau Briptu (dua balok panah perak)

Brigadir Polisi Dua atau Bripda (satu balok panah perak)

Tamtama

Ajun Brigadir Polisi atau Abrippol (tiga balok panah merah)

Ajun Brigadir Polisi Satu atau Abriptu (dua balok panah merah)

Ajun Brigadir Polisi Dua atau Abripda (satu balok panah merah)

Bhayangkara Kepala atau Bharaka (tiga balok merah miring)

Bhayangkara Satu atau Bharatu (dua balok merah miring)

Bhayangkara Dua atau Bharada (satu balok merah miring). [rhd]


Komentar Pembaca