Borong Buku di Islamic Book Fair, Cak Imin Ingin Pajak Buku Dihapus

BERITA  MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 21:45 WIB

Borong Buku di Islamic Book Fair, Cak Imin Ingin Pajak Buku Dihapus

foto/net

Tak bermaksud menganakemaskan penerbit atau pencetak buku, tetapi karena ingin harga buku makin terjangkau, sehingga minat baca masyarakat kian tinggi, Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar berjanji akan terus memperjuangkan para penerbit dan pencetak buku agar tidak terkena pajak. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, saat mengunjungi pameran 'Islamic Book Fair (IBF) 2022' di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (7/8/2022). 

"Pajak buku harus dihapus agar harganya lebih murah dan terjangkau. Kalau sudah bisa dijangkau harganya, buku makin diminati publik," kata pria yang akrab disapa Cak Imin ini, seperti dilansir dari jpnn, Minggu (7/8/2022) . 

Cak Imin mengatakan, di era disrupsi dan pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir ini, cukup memberi pukulan telak kepada industri buku di Indonesia. 

"Semua industri mengalami pukulan telak akibat pandemi. Tak terkecuali penerbitan dan percetakan buku. Saya serius memperjuangkan agar pajak buku dihapus," tambahnya serius. 

Selain itu, Cak Imin juga menyadari minat baca masyarakat menurun di era kemajuan teknologi informasi saat ini. Jadi, dengan mengurangi atau menghilangkan pajak buku dan percetakan maka harga buku bisa terjangkau. 

Dia juga bersyukur karena pengunjung IBF 2022 penuh. Banyak warga dari berbagai daerah turut serta meramaikan pameran buku itu. 

"Pengunjung IBF 2022 sangat padat bahkan penuh dan sesak, ternyata dari beberapa daerah yang datang menikmati dan belanja buku. Belanja buku Islam sangat ramai, banyak pemilik toko yang bilang buku mereka laku keras. Bersyukur atas semangat masyarakat untuk terus membaca dan belanja," kata Cak Imin senang.

Tak hanya berkunjung, pria yang juga akrab disapa Gus Muhaimin ini, juga turut berbelanja buku, bahkan Cak Imin juga sempat bercengkerama dengan pengunjung dan peserta pameran buku. 

Dia juga berbincang-bincang dengan teman-temannya yang turut serta mengunjungi acara serta menjadi pelaku pameran. 

"Saya juga ketemu banyak teman-teman di sini," imbuhnya. 

Dalam kunjungannya tersebut, Cak Imin sempat menyambangi lima stand penerbitan dan memborong beberapa buku. Menurutnya, Islamic Book Fair yang digelar 3-7 Agustus 2022 ini adalah kesempatan langka. [mt]


Komentar Pembaca