Jogja Mengaji di Malioboro VS Citayam Fashion Week

Oleh: @wahono_wihanwijaya

Opini  JUMAT, 22 JULI 2022 | 12:40 WIB | Zulfa Fahmi

Jogja Mengaji di Malioboro VS Citayam Fashion Week

Net

Masih inget ketika ada aksi mengaji di jalan Malioboro pada hari Kamis tanggal 31 maret 2022?

Aksi yang di inisiasi BWA (Badan Wakaf Al-qur'an) ini menuai pro-kontra karena programnya membaca al-quran di trotoar jalan Malioboro Jogja.

Kalau bagi saya program semacam itu sangat positif, tidak mengganggu orang yang lewat, dan dengernya pasti adem karena yang dibaca adalah ayat-ayat Allah SWT Pencipta Alam semesta (kecuali setan lho ya, pasti panas tuh).

Namun saya jadi tanda tanya ketika hal itu dipersoalkan.

Setelah viral, acara itu kemudian dilarang dengan alasan tidak ada izin. Saya merasa lucu saja sih, kalo orang mau baca qur'an harus izin Pemda dulu..

Jika kita bandingkan dengan yang lagi viral saat ini, yaitu #CitayamFashionWeek yang mana di sana ada kerumunan di jalan, berlenggak-lenggok di tengah jalan memamerkan busananya yang tidak sesuai dengan budaya ketimuran, di tambah lagi ada dating campaign yang itu di blow-up besar-besaran oleh media.

Kalo dibilang mengganggu, itu sangat mengganggu karena aksi mereka di tengah jalan, dimana kendaraan umum mondar-mandir di sana.

Namun kenapa itu justru di dukung oleh Pemda setempat?

Aneh aja ketika ada sekelompok yang mengajak kebaikan itu dipersoalkan, sementara CFW yang jelas menggangu pengendara umum dan mengkampanyekan pacaran justru di suport..

Itu artinya ada yang salah di negeri ini..
Putra putri kita di lingkungan yang sakit..

Ini menambah PR para orang tua untuk selalu ektra mengawasi putra putrinya agar mereka tidak terjebak dengan arus budaya asing yang merusak generasi Islam. Ini PR kita bersama..!! [Irm]


Komentar Pembaca
Herman Deru Dapat Reward Did Rp10,32 Miliar

Herman Deru Dapat Reward Did Rp10,32 Miliar

Ahad, 02 Oktober 2022 | 09:05

Hukum Kdrt Menurut Islam

Hukum Kdrt Menurut Islam

Jumat, 30 September 2022 | 13:05