Guru Wanita Penghina Habib Rizieq Layak Diproses Hukum, Ini Kata Novel Bamukmin

BERITA  MINGGU, 03 JULI 2022 | 17:15 WIB

Guru Wanita Penghina Habib Rizieq Layak Diproses Hukum, Ini Kata Novel Bamukmin

foto/net

Seorang wanita yang diduga berprofesi guru bernama Eni Rohaeni, menyampaikan permintaan maaf kepada Habib Rizieq Shihab. Permintaan maaf Eni tersebut tersebar dalam video viral di media sosial Twitter. 

Hal itu pun langsung direspon oleh Plt Wakil Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin. Novel menilai, Eni Rohaeni merupakan korban BuzzerRp yang kerap menyebarkan berita hoaks dan mengumbar kebencian. 

"Ibu Eni Rohaeni adalah bagian dari korban para buzzeRp yang selalu menyebarkan berita hoaks dan kebencian," kata Novel Bamukmin, seperti dilansir dari jpnn.com, Minggu (3/7/2022). 

Novel mengatakan, Eni dan para BuzzerRp layak untuk diproses hukum agar ada efek jera ke depannya. 

"Ibu Eni Rohaeni sepantasnya harus proses hukum, agar ada efek jera sampai kepada para BuzzeRp," tambah Novel.  

Menurut Novel, bila para BuzzerRp tidak diproses hukum, akan terus membuat kegaduhan dan adu domba terhadap sesama warga Indonesia. 

"Kalau tidak proses, para BuzerRp akan trus membuat gaduh dan membuat adu domba sesama rakyat Indonesia," tegas Novel.

Saat disinggung bakal melaporkan Eni, Novel mengaku akan mempertimbangkan terlebih dahulu karena sudah meminta maaf. 

"Kami coba pertimbangkan dan kami telusuri dahulu. Mengingat Ibu Eni Rohaeni sudah minta maaf," katanya. 

Sebelumnya, Eni meminta maaf karena cuitan pada akun pribadinya di Twitter menyampaikan kata yang tidak pantas terhadap Habib Rizieq. 

"Assalamuallaikum, saya Eni Rohaeni ingin meminta maaf kepada Ustaz Habib Rizieq dan para pengikutnya atas cuitan saya yang tidak pantas," kata Eni dalam video cuitannya tersebut, Minggu (3/7/2022). 

Eni mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Dia memohon agar Habib Rizieq dan simpatisannya memaafkan dirinya.  

"Ini murni kesalahan saya. Sekali lagi saya mohon maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi, saya mohon maaf dibukakan pintu maaf," kata Eni. [mt]


Komentar Pembaca