Jelang Idul Adha

Mentan Terjun Langsung Monitor Penanganan PMK di Sumedang

BERITA  MINGGU, 03 JULI 2022 | 15:50 WIB

Mentan Terjun Langsung Monitor Penanganan PMK di Sumedang

foto/net

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggelar vaksinasi hewan-hewan ternak, salah satunya di CJM Farm, Jalan Pamagersari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan rangkaian penanganan wabah ternak yang masih menyebar. Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), yang melakukan monitoring langsung penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sumedang, mengatakan, selain vaksinasi, pemerintah juga terus melakukan pengobatan dan penyemprotan kandang dengan disinfektan sebagai upaya penekanan penularan PMK. 

"Alhamdulillah, di sini sapi yang sembuh dalam pengobatan yang dilakukan mencapai 98 persen. Intinya, semua upaya ini merupakan perintah Bapak Presiden dan kami di Kementan bersama pemerintah daerah akan bekerja keras," kata Mentan SYL, seperti dikutip dari Jakarta, Minggu (3/7/2022).
 Menteri Syahrul pun berterima kasih atas kerja sama berbagai pihak dalam menekan angka penularan PMK. 
"Terimakasih kepada TNI, POLRI yang sudah turun tangan, khususnya satgas untuk penanganan PMK ini. Alhamdulillah ada 17 dokter hewan untuk membantu penanganan PMK ini," tambah Mentan.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap PMK di Kabupaten Sumedang. 

Menurut Dony, total sapi yang sembuh PMK sudah mencapai 629 ekor, sedangkan yang mati sembilan ekor dan sapi potong paksa mencapai 39 ekor. Adapun total keseluruhan sapi yang terkena PMK sebanyak 1.800 ekor.

Menteri Pertanian Terjun Langsung, Monitor Penanganan PMK di Kabupaten Sumedang.

"Kami terus berupaya menangani PMK bersama-sama. Terimakasih kepada Bapak Menteri dan jajaran yang selama ini memberi perhatian khusus terhadap Kabupaten Sumedang," ujar Bupati Dony. 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Moh Arifin Soedjayana mengatakan, bahwa upaya pemerintah pusat dalam menangani PMK dinilai sudah tepat, mengingat saat ini proses vaksinasi, pengobatan sampai penyemprotan disinfektan terus dilakukan. 

Arifin menyebut, pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat untuk mengendalikan PMK, bahkan sampai saat ini penjualan sapi jelang Idul Adha masih stabil. 

"Hari ini, saya mau katakan bahwa pemerintah, baik dari provinsi, kabupaten dan kota benar- benar hadir di tengah kesulitan masyarakat. Bahkan pemerintah pusat sudah membantu mendampingi peternak di Jawa Barat," tambah Arifin. [mt]


Komentar Pembaca
Pura- Pura Sholat Ternyata Maling Tas

Pura- Pura Sholat Ternyata Maling Tas

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 19:55

Remaja Citayam Hafal Ar Rahman

Remaja Citayam Hafal Ar Rahman

Jumat, 05 Agustus 2022 | 10:50