Istri Ekspatriat yang Beda Harus Ajukan Iqama Mandiri

Internasional  MINGGU, 03 JULI 2022 | 13:00 WIB

Istri Ekspatriat yang Beda Harus Ajukan Iqama Mandiri

Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) Kerajaan Arab Saudi menyatakan, bahwa istri ekspatriat yang berbeda agama dengan suaminya harus mengeluarkan Iqama Mandiri.

Jawazat menegaskan bahwa prosedur menetapkan bahwa jika ekspatriat yang menjadi kepala keluarga ingin menambahkan istri dan anak-anaknya yang masih kecil ke dalam izin tinggalnya (iqama), maka istrinya harus mendapatkan iqama mandiri dengan biaya yang ditentukan secara hukum. sebesar SR500, dalam hal agamanya berbeda dengan agama suami.

Dilansir Saudi Gazette, Ahad (3/7/2022), Jawazat juga mengungkapkan tata cara yang harus ditempuh untuk meminta penambahan istri dan anak di bawah umur pada izin tinggal kepala keluarga.

Dikatakan bahwa: Pertama, kepala keluarga harus mengisi formulir aplikasi dan mencocokkan informasi dengan kenyataan yang tercatat di paspor, dan kemudian menandatangani formulir.

Kedua, kepala keluarga harus membawa paspor istri dan anak-anaknya yang ingin dia tambahkan ke Iqamahnya, selain visa masuk yang dikeluarkan oleh kedutaan Saudi untuk tinggal bersama wali mereka atau dokumen resmi atau sah untuk dapat untuk menambahkan mereka.

Jawazat menyebutkan, tata caranya juga termasuk membawa pas foto masing-masing anggota keluarga ukuran 4 x 6 secara terpisah dan berwarna, serta membawa Iqamah asli kepala keluarga yang ingin ditambahkan.

Jika istri yang ingin ditambahkan oleh kepala keluarga ke dalam Iqamahnya dan dia telah menikahinya di Arab Saudi, Jawazat mencatat bahwa maka sponsornya (kafala) harus terlebih dahulu dialihkan kepada suaminya setelah membawa salinan akta nikah dan membayar biaya yang ditentukan oleh undang-undang. Kemudian namanya akan ditambahkan ke Iqamah suaminya.

Adapun anak-anak di bawah umur yang lahir di Arab Saudi yang ingin ditambahkan oleh kepala keluarga dalam Iqamahnya, ia harus membawa yang asli dan salinan akta kelahirannya.

Selain itu, prosedurnya juga mengharuskan adanya laporan medis dari salah satu rumah sakit atau klinik yang disetujui, setelah itu kepala keluarga dapat mengirimkan laporan secara otomatis.

Perlu disebutkan bahwa Jawazat telah melampirkan situs web yang menunjukkan rumah sakit atau klinik yang disetujui: https://www.efada.com.sa/EMC.UI/Hospitals/HospitalListForUnregistredUsers.aspx.[ros]


Komentar Pembaca