Astaghfirullah, 46 Jamaah Haji Plus Indonesia Dipulangkan

Kabar Tanah Suci  MINGGU, 03 JULI 2022 | 08:13 WIB

Astaghfirullah, 46 Jamaah Haji Plus Indonesia Dipulangkan

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU)Kementerian Agama (Kemenag) RI Hilman Latief mengatakan, 46 jamaah calon haji furoda (non kuota) telah dipulangkan ke Indonesia karena visa mereka tidak terdaftar.

Karena itu Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nur Arifin menegaskan, pemegang Visa Mujamalah wajib berangkat ke Arab Saudi melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Dirjen PHU mengatakan, ke-46 jamaah calon haji furoda itu dipulangkan ke Tanah Air. Sebab, mereka menggunakan visa tidak resmi dan tertahan di Jeddah.

"Ada jamaah yang kemarin sempat terdampar di Jeddah, kondisi mereka sehat-sehat dan sudah kembali ke Indonesia," kata Hilman di Mekkah kemarin.

Hilman mengatakan 46 orang tersebut sudah mengenakan pakaian ihram, tetapi tidak melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), bukan travel yang biasa memberangkatkan jamaah haji khusus.

"Dokumen juga tidak seperti disyaratkan Pemerintah Arab Saudi. Tentu saja karena tidak gunakan PIHK yang resmi maka mereka tidak lapor, ini sayang sekali," katanya.

Dirjen pun mengingatkan, masyarakat agar memilih perusahaan yang memberangkatkan jemaah haji harus terdaftar secara resmi.

"Kalau ada apa-apa kami bisa menegur perusahaan tersebut, kalau seperti ini kami tidak bisa apa-apa," tandasnya.

Terkait tindak lanjut terhadap perusahaan travel yang memberangkatkan 46 calon haji tersebut, Hilman mengaku masih mengkonsultasikan dengan berbagai pihak terutama ada pengaduan dari jamaah terkait.

Sementara itu Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nur Arifin mengingatkan, pemegang visa mujamalah wajib berangkat ke Arab Saudi melalui PIHK. Ketentuan ini diatur dalam Pasal 18 ayat (2) Undang-Undang No 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

“Dalam ayat itu, tegas disebutkan bahwa Warga negara Indonesia yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi wajib berangkat melalui PIHK,” jelas Nur Arifin di Makkah.

Ketentuan ini dimaksudkan agar proses pemberangkatan setiap WNI yang akan menunaikan ibadah haji tercatat. Di samping itu, ada pihak penyelenggara yang bertanggung jawab dan dalam hal ini adalah PIHK.

Regulasi juga mengatur keharusan PIHK untuk melaporkan keberangkatan jemaah haji yang menggunakan visa mujamalah kepada Menteri Agama.

“Ayat (2) pasal 18 mengatur, PIHK yang memberangkatkan WNI yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi wajib melapor kepada Menteri,” tandasnya.[ros]


Komentar Pembaca
Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:10

Paylater Haram!!!

Paylater Haram!!!

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:08

 10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

Inspirasi IslamSabtu, 06 Agustus 2022 | 20:30

Kamu Berminat? Transjakarta Rekrut 1.801 Petugas Layanan Operasional
Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 20:46

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 21:30

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

POLKAMMinggu, 07 Agustus 2022 | 11:55

Bharada, Pangkat Terendah di Polri Yang Tugasnya Cuma Menjalankan Perintah
Orangtua Diminta Lakukan Imunisasi Kejar di Program BIAN

Orangtua Diminta Lakukan Imunisasi Kejar di Program BIAN

KesehatanSelasa, 09 Agustus 2022 | 14:45

Leganya Nathalie Holscher Berpisah dengan Sule

Leganya Nathalie Holscher Berpisah dengan Sule

IslamtainmentSelasa, 09 Agustus 2022 | 14:30

Ditinggal di Mobil, Bocil Tabrakkan BMW ke Lexus

Ditinggal di Mobil, Bocil Tabrakkan BMW ke Lexus

InternasionalSelasa, 09 Agustus 2022 | 14:25

Tobat Nabi Adam dan Hawa Diterima Allah pada 10 Muharram