Berikan Layanan Terbaik, Tim Kesehatan Klinik Haji Dapat Apresiasi

Kabar Tanah Suci  SABTU, 02 JULI 2022 | 16:15 WIB

Berikan Layanan Terbaik, Tim Kesehatan Klinik Haji Dapat Apresiasi

foto/net


Apresiasi diberikan kepada Tim petugas Kesehatan Haji yang tergabung dalam Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) oleh Ketua Tim Pengawas Internal Pelaksanaan Haji, Nizar Ali.

Nizar mengapresiasi kinerja tim kesehatan haji atas kinerja tim di bawah Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) ini dinilainya sangat memuaskan.

"Pertama kami menyampaikan terima kasih, apresiasi seluruh layanan kesehatan ter-cover dengan sangat baik. Para jamaah selaku pasien merasakan keramahan dan layanan terbaik di Klinik Kesehatan Haji," kata Nizar, usai meninjau pelayanan kesehatan di KKHI Makkah, Jumat (1/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Nizar yang juga mengapresiasi ujicoba rompi penurun panas. Rompi tersebut mulai tahun ini akan diujicobakan ke para jamaah haji.

"Mungkin selama sembilan tahun ke depan, saya rasa masih dalam suasana cuaca yang begitu panas. Maka ini sebuah inovasi yang perlu direspons, dipikirkan oleh kita semua, terutama para petugas yang langsung bersentuhan di lapangan," ujar Nizar, yang juga Sekjen Kemenag.

Lebih lanjut, Nizar mengatakan cuaca siang hari di Arab Saudi rata-rata lebih dari 40 derajat. Sehingga inovasi rompi penurun panas ini sangat cocok. Rompi penurun panas merupakan rompi berbahan carbon cool yang ketika digunakan bisa memberikan sensasi rasa dingin di tubuh.

Rompi ini bisa bertahan selama 8 hingga 12 jam di tengah terik mentari, sehingga sangat cocok digunakan oleh jamaah serta petugas yang terus bergerak di tengah udara terik Arab Saudi.

"Rompi ini mengandung carbon cool, tentu memiliki manfaat yang cukup besar terhadap daya tahan tubuh, terutama untuk petugas seksus (seksi khusus) yang mobile," kata Nizar yang dalam kesempatan ini juga sempat mencoba rompi penurun panas di KKHI.

Selain untuk petugas seksus, rompi ini juga sangat cocok digunakan jamaah dengan risiko tinggi (risti) saat puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

"Ini juga bisa ekspan ke jamaah saat lempar jumrah, karena jalannya begitu jauh di bawah terik matahari, jadi tidak perlu lagi gunakan payung apalagi bobotnya hanya 2 kg," tambah Nizar. [mt]


Komentar Pembaca
Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:10

Paylater Haram!!!

Paylater Haram!!!

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:08

 10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

Inspirasi IslamSabtu, 06 Agustus 2022 | 20:30

Kamu Berminat? Transjakarta Rekrut 1.801 Petugas Layanan Operasional
Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 20:46

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 21:30

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

POLKAMMinggu, 07 Agustus 2022 | 11:55

Bukan Karena Syirik, Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup

Bukan Karena Syirik, Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup

DaerahSelasa, 09 Agustus 2022 | 15:32

 Pemerintah Arab Saudi Puji dan Apresiasi Petugas Haji Indonesia

Pemerintah Arab Saudi Puji dan Apresiasi Petugas Haji Indonesia

Kabar Tanah SuciSelasa, 09 Agustus 2022 | 15:30

Fenomena Korban CFW, Camat Ini Dipecat!

Fenomena Korban CFW, Camat Ini Dipecat!

MCTVSelasa, 09 Agustus 2022 | 15:24

Senangnya, Hari Ini Shabir Tampil di NDP

Senangnya, Hari Ini Shabir Tampil di NDP

InternasionalSelasa, 09 Agustus 2022 | 15:13

Bharada, Pangkat Terendah di Polri Yang Tugasnya Cuma Menjalankan Perintah