Warga Tolak Nama Jalan Baru yang Diresmikan Anies Baswedan

Nasional  JUMAT, 01 JULI 2022 | 18:11 WIB

Warga Tolak Nama Jalan Baru yang Diresmikan Anies Baswedan

Net

Gubernur DKI Anies Baswedan baru saja meresmikan 22 nama jalan, namun warga Jalan Tanah Tinggi Jakarta Pusat menolak nama jalan baru tersebut. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan atensi atas komplain warga tersebut.

Dia mengatakan Pemprov DKI telah melalui proses panjang dalam perubahan 22 nama jalan. Riza mengatakan prinsipnya perubahan nama jalan dengan tokoh Betawi merupakan bentuk penghormatan.

"Memang semuanya sudah melalui proses yang panjang, pertimbangan, terkait komplain masyarakat kami memahami, mengerti, kami menampung dan memberikan perhatian," kata Riza, kepada wartawan, di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/7/2022).

"Prinsipnya penamaan jalan dengan tokoh-tokoh Betawi, tokoh-tokoh yang lain ini dimaksudkan baik, untuk memberikan penghargaan penghormatan dan mudah-mudahan juga menjadi teladan bagi kita semua," imbuhnya. 

Riza juga menjawab kritik Ketua DPRD DKI Prastyo Edi yang menyebut nama-nama jalan tokoh Betawi yang diresmikan Anies tak melibatkan anggota dewan.

"Itu kan sudah satu proses ya nanti diberitahukan. Semuanya diberitahukan, program Pemprov disampaikan ke DPRD sebagai mitra Pemprov," kata dia.

Sementara itu terkait usulan nama Ali Sadikin jadi nama jalan, Riza mengatakan akan jadi pertimbangan Pemprov.

"Tentu nama nama tokoh-tokoh Betawi, tokoh-tokoh yang baik akan menjadi pertimbangan kami untuk dapat dimasukkan nama jalan," katanya.

Sebelumnya, Irzon, salah satu warga Jalan Tanah Tinggi, mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam perubahan nama jalan. Selain itu, nama Hamid Arief yang diabadikan menjadi nama jalan di wilayahnya disebutnya bukan warga Jalan Tanah Tinggi.

"Saya mewakili warga menolak pergantian nama ini dengan keras tanpa alasan apapun, dan setahu kami kenapa harus jalan kami yang dipilih, sedangkan nama Hamid Arief bukan warga kami dan tidak pernah berdomisili di daerah kami," kata Irzon di Jalan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Kamis (30/6).

Menurut Irzon, perubahan nama itu juga menimbulkan masalah baru bagi warga, yaitu persoalan administrasi. Dia pun menekankan bahwa perubahan nama itu tidak melibatkan warga.

"Yang kita alami masalah administrasi. Masalah perubahan jalan kita warga satu orang pun tidak pernah dilibatkan, jangankan warga, RT setempat pun tidak diberi tahu dan masang pelang jalan itu diam-diam dan tengah malam," katanya. [Irm]


Komentar Pembaca
Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:10

Paylater Haram!!!

Paylater Haram!!!

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:08

 10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

Inspirasi IslamSabtu, 06 Agustus 2022 | 20:30

Kamu Berminat? Transjakarta Rekrut 1.801 Petugas Layanan Operasional
Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 20:46

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 21:30

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

POLKAMMinggu, 07 Agustus 2022 | 11:55

Leganya Nathalie Holscher Berpisah dengan Sule

Leganya Nathalie Holscher Berpisah dengan Sule

IslamtainmentSelasa, 09 Agustus 2022 | 14:30

Tobat Nabi Adam dan Hawa Diterima Allah pada 10 Muharram
Pengacara Bharada E Minta Perlindungan Jokowi, Dalam Ancaman
Hari Ini 2.816 Jamaah Haji Pulang, Lihat Jadwalnya

Hari Ini 2.816 Jamaah Haji Pulang, Lihat Jadwalnya

Kabar Tanah SuciSelasa, 09 Agustus 2022 | 13:55

MUI-Palestina Perbarui MoU tentang RS Indonesia di Hebron

MUI-Palestina Perbarui MoU tentang RS Indonesia di Hebron

InternasionalSelasa, 09 Agustus 2022 | 13:47