Tebarkan Permusuhan Berlatar Agama, Penjahit Hindu Tewas

Internasional  KAMIS, 30 JUNI 2022 | 19:30 WIB

Tebarkan Permusuhan Berlatar Agama, Penjahit Hindu Tewas

Kota Udaipur, Bagian Barat India, bergolak kemarin yaitu sehari setelah polisi menangkap dua pemuda Muslim, yang mengaku telah membunuh penjahit beragama Hindu. Kedua pemuda di media sosial mengaku telah menghabisi si penjahit karena ia telah menista Agama Islam.

Dilansir VOA, Kamis (30/6/2022), pria Hindu bernama Kanhaiya Lal itu ditebas beberapa kali pada hari Selasa di dalam tokonya oleh dua pria bergolok. Pelaku merekam serangan itu dan mempostingnya secara online, kata polisi.

Serangan brutal ini mencerminkan eskalasi dramatis kekerasan komunal di negara yang terbelah oleh polarisasi agama yang mendalam itu. Pihak berwenang memperingatkan bahwa insiden itu dapat mengobarkan ketegangan agama dan memicu bentrokan kekerasan.

Video yang beredar menunjukkan penjahit mengukur satu penyerang sebelum dia menyerang Lal dari belakang dan menebas tenggorokannya dengan golok.

Laporan TV menayangkan video Lal terbaring di tanah dengan leher tergorok. Kedua pria itu kemudian mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan itu dalam video lain dan menuduh Lal melakukan penistaan terhadap agama Islam. Mereka juga mengancam akan membunuh Perdana Menteri Narendra Modi dengan cara yang sama, sambil mengacungkan senjata berlumuran darah yang mereka gunakan untuk menyerang Lal.

Media lokal melaporkan bahwa korban diketahui menyebarkan unggahan media sosial yang mendukung juru bicara Partai Bharatiya Janata Modi yang membuat pernyataan kontroversial tentang Nabi Muhammad bulan lalu.

Polisi mengatakan kedua terdakwa ditangkap beberapa jam setelah insiden itu, tetapi dalam upaya untuk menenangkan ketegangan di beberapa bagian kota, pihak berwenang menangguhkan layanan internet di negara bagian Rajasthan dan melarang pertemuan-pertemuan besar. Pihak berwenang juga mengerahkan polisi tambahan ke kota untuk mengantisipasi kerusuhan agama.

Kementerian Dalam Negeri India telah mengirim tim dari badan anti-terornya ke Rajasthan untuk menyelidiki apakah pembunuhan itu memiliki kaitan dengan kelompok teroris. Sejauh ini, polisi negara bagian tersebut belum mendakwa kedua pria yang ditangkap itu melakukan aksi terorisme.

Jamaat-e-Islami Hind, sebuah badan Muslim berpengaruh di India, mengutuk pembunuhan itu dalam sebuah pernyataan dan menyebutnya tindakan barbar.

“Islam tidak membenarkan kekerasan,” kata sebuah pernyataannya. [ros]


Komentar Pembaca
Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:10

Paylater Haram!!!

Paylater Haram!!!

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:08

 10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

10 Muharram: Ini 7 Peristiwa Penting yang Terjadi di Hari Asyura

Inspirasi IslamSabtu, 06 Agustus 2022 | 20:30

Kamu Berminat? Transjakarta Rekrut 1.801 Petugas Layanan Operasional
Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

Hari Ini, Sambo Dipecat dari Kadiv Propam

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 20:46

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

Mendadak, Banyak Perwira Polri Kehilangan Jabatan

POLKAMKamis, 04 Agustus 2022 | 21:30

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

Sempat Dikabarkan Ada Penembakan di Rumah Kabareskrim

POLKAMMinggu, 07 Agustus 2022 | 11:55

Pengacara Bharada E Minta Perlindungan Jokowi, Dalam Ancaman
Hari Ini 2.816 Jamaah Haji Pulang, Lihat Jadwalnya

Hari Ini 2.816 Jamaah Haji Pulang, Lihat Jadwalnya

Kabar Tanah SuciSelasa, 09 Agustus 2022 | 13:55

MUI-Palestina Perbarui MoU tentang RS Indonesia di Hebron

MUI-Palestina Perbarui MoU tentang RS Indonesia di Hebron

InternasionalSelasa, 09 Agustus 2022 | 13:47

Tarif Ojol Akan Naik Sesuai Zona

Tarif Ojol Akan Naik Sesuai Zona

NasionalSelasa, 09 Agustus 2022 | 13:40

Membanggakan! Merrywati Manuil Tanding Pencak Silat Pakai Hijab Meski Bukan Muslim