Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jamaah Jelang Puncak Haji

Kabar Tanah Suci  KAMIS, 30 JUNI 2022 | 00:15 WIB

Pemerintah Intensifkan Screening Kesehatan Jamaah Jelang Puncak Haji

Jubir PPIH, Akhmad Fauzin/Foto:Kemenag

Pemerintah mengintensifkan screening kesehatan jamaah menjelang puncak ibadah haji. Sebab, puncak ibadah haji yang meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, rangkaian melontar jumrah, serta thawaf ifadhah dan sa'i membutuhkan kesehatan jasmani yang prima.

"Pemerintah melalui petugas layanan kesehatan telah melaksanakan screening kesehatan jamaah dari Madinah untuk gelombang pertama dan Makkah untuk gelombang 2," kata Juru Bicara (Jubir) PPIH, Akhmad Fauzin, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (29/6/2022).

"Screening awal dilaksanakan dari tingkat Kelompok Terbang (kloter) oleh Tenaga Kesehatan Haji Indonesia di sektor masing-masing," tambahnya.

Fauzin, begitu ia disapa, menyampaikan bahwa untuk Jamaah dengan risiko tinggi, dilakukan screening lanjutan dengan medical chek up di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), baik di Madinah maupun di Makkah.

"Untuk pelaksanaan screening lanjutan, jemaah difasilitasi layanan antar jemput dari tempat akomodasi atau hotel jamaah ke KKHI, pergi pulang," katanya.

Fauzin menyampaikan, bahwa screening lanjutan dilakukan setiap hari sampai menjelang pelaksanaan wukuf. Hal ini dilakukan guna mengidentifikasi jamaah yang dapat melaksanakan puncak haji secara mandiri atau masuk dalam kategori jamaah yang harus disafariwukufkan atau dibadalhajikan.

"Pemerintah menyiapkan tujuh poli specialis untuk memberikan layanan khusus bagi jamaah risiko tinggi, yaitu Poli Penyakit Dalam, Poli Paru, Poli Jantung, Poli Psikiatri, Poli Kulit, Poli Saraf, dan  Poli Bedah," tandas Fauzin.

Fauzin juga mengimbau, agar seluruh jamaah haji Indonesia disiplin dan patuh mengikuti screening di setiap kloter masing-masing, berkonsultasi terkait kesehatan kepada dokter kloter, dan mengikuti saran anjuran sebagaimana mestinya.

"Mari bahu membahu bersama dengan Pemerintah dalam memberikan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan terbaik kepada Jemaah Haji. Semoga penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan Jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman," pungkasnya. [mt]


Komentar Pembaca