Masih Dibawah Umur Tersangka Pembakaran Rumah Dapat Pendampingan Hukum

Hukum  RABU, 29 JUNI 2022 | 21:05 WIB | Deman

Masih Dibawah Umur Tersangka Pembakaran Rumah Dapat Pendampingan Hukum

TRD (kiri) Tersangka Pembakaran Rumah/Foto:Deman.Moeslimchoice

Polisi akhirnya menetapkan tersangka kepada pelaku pembakaran rumah warga berinisial TRD (17), yang merupakan seorang pengamen dan bertempat tinggal di RW 014, Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Hal itu berdasarkan keterangan pelaku di kantor kepolisian.

Saat ditemui di Polsek Jatinegara pada Selasa (28/6/2022), TRD mengaku terdesak oleh paksaan abang seniornya, Joko (nama samaran) sesama pengamen untuk membakar rumah kontrakan milik Marpuah yang ditinggalinya. Motifnya, dendam akibat ditegur oleh pemilik kontrakan, karena sering tidur larut malam dan berbicara keras-keras yang mengganggu warga sekitar.

"Setiap kali ketemu, saya selalu ditanya apakah sudah jadi membakar rumah kontrakan," katanya.

Setiap membakar satu kontrakan, TRD dijanjikan bayaran sebesar Rp 90 ribu. Namun aksinya baru berhasil membakar selembar triplek, warga lebih dulu mengetahuinya. 

Kanit Reskrim Polsek Jatinegara, Iptu Zulkasman saat ditemui menyampaikan, kalau TRD disuruh oleh abang seniornya sesama pengamen untuk membakar kontrakan.

"Dia masih usia 17, tapi sekarang ditahan dulu disini," kata Zulkasman, Rabu (29/6/2022). 

Sementara itu, Kapolsek Jatinegara, Kompol Entong Raharja ketika dikonfirmasi awak media mengatakan, tersangka TRD melakukan percobaan pembakaran di rumah kontrakannya. Saat melakukan aksinya, pelaku dalam keadaan sadar dan tanpa pengaruh alkohol maupun narkotika.

"Pelaku disangkakan Pasal 187 KUHP, dengan ancaman maksimal 12 tahun," ujar Kompol Entong Raharja, Kapolsek Jatinegara. 

Sementara itu, Ahmad selaku Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas (Badan Pemasyarakatan) Jakarta Timur yang mendampingi TRD dalam kasus ini, menyampaikan bahwa setiap kali ada kasus anak di bawah umur, pihaknya selalu memberikan pendampingan. 

Ahmad juga mengatakan, dari dua kali aksinya, TRD belum menerima duit bayaran dari Joko. Karena itu, ia meminta TRD, kalau ada yang memaksa untuk berbuat jahat harus melaporkan ke orang tua atau kepolisian.

"Kami tetap memberikan pendampingan hukum bagi anak dibawah umur, dan orang tua wajib mengawasi anaknya setiap saat agar tidak terjadi pelanggaran hukum yang dilakukannya." tandasnya. [mt]

 


Komentar Pembaca