Geram, Erick Thohir Minta PT KAI Berpihak Pada Korban Pelecehan Seks

BERITA  MINGGU, 26 JUNI 2022 | 15:45 WIB

Geram, Erick Thohir Minta PT KAI Berpihak Pada Korban Pelecehan Seks

foto/net

Belakangan ini beberapa kasus pelecehan seksual yang terjadi di kereta api menjadi sorotan berbagai pihak. Salah satunya adalah dari Menteri BUMN, Erick Thohir. 

Menurut Erick, aksi bejat itu telah menciptakan suasana tidak aman dan nyaman di dalam moda transportasi darat tersebut. 

"Saya sangat prihatin sekaligus geram, mendengar terjadinya pelecehan seksual di kereta api. Komitmen kami adalah bagaimana menciptakan transformasi pelayanan publik yang aman dan nyaman," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/6). 

Erick pun kemudian meminta maaf kepada korban maupun para pengguna moda transportasi Kereta Api itu.

 "Dari lubuk hati yang paling dalam, saya meminta maaf kepada korban maupun seluruh pengguna setia jasa kereta api," tambahnya. 

Menteri BUMN itu berpesan kepada seluruh masyarakat, agar tidak ragu untuk melapor apabila melihat atau menjadi korban pelecehan seksual. 

Menteri Erick juga meminta PT KAI untuk selalu berpihak kepada korban pelecehan seksual di kereta dan segera melaporkannya ke pihak berwajib.

 "Sudah bukan zamannya lagi, kita mencari-cari kesalahan korban pelecehan seksual. Berhenti menyalahkan korban, mari mulai ciptakan ruang aman bagi semua kalangan," ujar Erick Thohir tegas.

Saat ini, menurut Erick Thohir, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku kasus pelecehan seksual. 

"Tidak ada ruang untuk diskriminasi, pelecehan, dan kekerasan seksual di tubuh BUMN. Komitmen kami jelas, untuk melindungi korban, apapun gendernya. Komitmen ini dinaungi oleh payung hukum UU Penghapusan Kekerasan Seksual dan Pasal 289 hingga 296 KUHP,"  pungkas Menteri Erick. [mt] 


Komentar Pembaca