Daftar Kekayaan Intelektual; Rp200 Ribu, 5 Menit Selesai

Ekonomi  SABTU, 25 JUNI 2022 | 20:30 WIB

Daftar Kekayaan Intelektual; Rp200 Ribu, 5 Menit Selesai

Masyarakat Indonesia diimbau untuk mendaftarkan kekayaan intelektual, agar mendapatkan kemerdekaan finansial dan dapat diwariskan ke anak cucu. Padahal urusannya mudah dan cepat, biaya hanya Rp200 ribu dan selesai dalam 5 menit.

Demikian dikatakan Staf Khusus Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Bane Raja Manalu saat menjadi pembicara dalam Sosialisasi Kekayaan Intelektual yang mengangkat tema "Penguatan Pelayanan Kekayaan Intelektual untuk Publik", Sabtu (25/6/2022).

Bane Raja menegaskan, menjelaskan betapa penting mendaftarkan kekayaan intelektual, di antaranya untuk memperoleh kemerdekaan finansial.

"Supaya orang lain tidak sembarangan memakai atau mengakui merek kita, dan dengan mendaftarkan merek kita bisa mendapatkan royalti yang bahkan dapat diteruskan ke anak-cucu kita," tandasnya.

Menurutnya, Kementerian Hukum dan HAM terus berinovasi untuk memudahkan masyarakat mencatatkan Kekayaan Intelektual (KI). Dengan demikian, masyarakat bisa merasakan manfaat ekonomi dari perlindungan Kekayaan Intelektual.

"Perlindungan Kekayaan Intelektual membuat kita mencapai kemerdekaan finansial, merdeka secara keuangan," lanjut Bane.

Menurut Bane Raja, pencatatan Kekayaan Intelektual kini dapat dilakukan secara online melalui dgip.go.id dan biayanya murah mulai dari Rp 200 ribu untuk UMK.

Kemenkumham juga mencanangkan 2022 sebagai tahun Hak Cipta, dan meluncurkan Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP HC) yang mempercepat proses pencatatan hak cipta dari yang semula 1 hari menjadi selesai tak lebih dalam 10 menit.

"Inovasi dan sosialisasi terus kami lakukan untuk perkuat layanan Kekayaan Intelektual, memudahkan masyarakat melindungi karya ciptanya," ungkap Bane, dalam acara yang diselenggarakan di tengah acara 1.000 Tenda Kaldera Toba Festival tersebut.

Seorang peserta, Sebastian Hutabarat mengapresiasi sosialisasi perlindungan Kekayaan Intelektual yang dilakukan Kemenkumham. Menurutnya, sosialisasi penting dilakukan supaya masyarakat memahami dan program dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

"Bagus banget acara sosialisasi Kekayaan Intelektual ini, kami jadi tahu dan senang karena merasa dekat dengan pembuat kebijakan," ungkap Sebastian.

Sebastian menilai kebijakan lain yang dibuat Kemenkumham juga bagus. "Bikin paspor makin mudah dan makin cepat," sambung pelaku UMKM tersebut.[ros]


Komentar Pembaca
Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:10

Paylater Haram!!!

Paylater Haram!!!

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:08