Ini, Rekomendasi MUI tentang Vaksin Covid-19 India

Nasional  JUMAT, 24 JUNI 2022 | 09:40 WIB

Ini, Rekomendasi MUI tentang Vaksin Covid-19 India

Belakangan ini, percepatan Vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia tidak secepat waktu-waktu sebelumnya. Salah satunya karena masyarakat cenderung pilih-pilih jenis Vaksin Covid-19, takut ada yang mengandung unsur-unsur tak halal. Terlebih Vaksin Covid-19 yang berasal dari India.

Semestinya, masyarakat tidak perlu ragu. Dilansir dari laman mui.or.id, Jumat (24/6/2022), Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan Fatwa Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Hukum Vaksin Covid-19 pada 7 Februari 2022.

Fatwa tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar, Sekjen MUI Dr H Amirsyah Tambunan, Ketua Komisi Fatwa MUI Prof Hasanuddin AF, dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Miftahul Huda.

Ketentuan umum dalam fatwa ini dijelaskan, yang dimaksud dengan Vaksin Covid-19 produksi Serum Institute of India Pvt adalah dengan nama Covovaxmirnaty.

Dalam fatwa tersebut menetapkan, Vaksin Covid-19 produksi Serum Institute of India Pvt ini hukumnya adalah haram. Argumentasinya, karena dalam tahapan produksinya ditemukan ada pemanfaatan enzim dari pankreas babi.

Meski begitu, dalam Fatwa MUI yang dikeluarkan pada 7 Febuari 2022 ini memberikan 6 rekomendasi, yaitu:

PERTAMA: Pemerintah harus memprioritaskan penggunaan Vaksin Covid-19 yang halal semaksimal mungkin, khususnya untuk umat Islam.

KEDUA: Pemerintah perlu mengoptimalkan pengadaan Vaksin Covid-19 yang tersertifikasi halal.

KETIGA: Pemerintah harus memastikan Vaksin Covid-19 lain yang akan digunakan agar disertifikasi halal dalam kesempatan pertama guna mewujudkan komitmen pemerintah terhadap vaksinasi yang aman dan halal.

KEEMPAT: Pemerintah harus menjamin dan memastikan keamanan vaksin yang digunakan.

KELIMA: Pemerintah tidak boleh melakukan vaksinasi dengan vaksin yang berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan terpercaya, menimbulkan dampak yang membahayakan (dlarar).

KEENAM: Mengimbau semua pihak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak istighfar, istighasah, dan bermunajat kepada Allah SWT.[ros]


Komentar Pembaca