Sertifikasi Halal Buka Peluang UMK Masuk Pasar Global

Ekonomi Syariah  JUMAT, 24 JUNI 2022 | 04:30 WIB

Sertifikasi Halal Buka Peluang UMK Masuk Pasar Global

Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham/Foto:Kemenag

Guna meningkatkan daya saing di pasar global, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Aqil Irham tak bosan-bosannya terus mendorong pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk segera mensertifikasi halal produk-produknya. 

"Saat ini masih banyak UMK yang masih beranggapan belum penting memiliki sertifikasi halal. Padahal, selain menjadi jaminan bagi masyarakat, sertifikasi halal ini merupakan pintu masuk jika ingin masuk ke persaingan global," kata Aqil Irham, saat memberikan materi tentang Akselerasi Sertifikasi Halal, di Universitas Islam Blitar, Blitar, Kamis (23/6/2022). 

Dalam kegiatan yang digelar oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ini, diperuntukkan bagi pendamping PPH di Kota Blitar. 

Dalam kegiatan bertajuk "Knowledge Sharing Pendamping Proses Produk Halal (PPH)" tersebut, Aqil berharap pemahaman ini dapat disampaikan para pendamping UMK. 

"Ini untuk mengakselerasi capaian sertifikasi halal yang saat ini tengah dilakukan pemerintah," ujar Aqil. 

Aqil menambahkan, pada 2022 ini ditargetkan ada 10 juta produk bersertifikat halal. 

"Untuk itu dibutuhkan partisipasi 3,6 juta pelaku usaha dengan 36.000 pendamping PPH," papar Aqil. 

"Asumsinya, 1 pendamping menargetkan 100 pelaku usaha. Dan sampai hari ini. Kita baru memiliki 8.676 pendamping," imbuhnya. 

Karenanya, sejumlah strategi dilakukan untuk mempercepat capaian. 

"Salah satunya bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga terkait, termasuk universitas seperti UNISBA," pungkas Aqil. [mt]


Komentar Pembaca