Via Twitter, Layla Bagikan Tips Nyaman Berhaji

Kabar Tanah Suci  RABU, 22 JUNI 2022 | 15:30 WIB

Via Twitter, Layla Bagikan Tips Nyaman Berhaji

Layla Begum Ali adalah warga Muslim Inggris. Sejak lama ia berniat melaksanakan Ibadah Haji tahun ini. Kini ia pun membagikan tips melaksanakan ibadah haji melalui akun Twitternya. Dengan itu ia menginspirasi umat Muslim lainnya untuk berhaji, termasuk mereka yang mulanya agak cemas.

Dilansir dari Arab News, Rabu (22/6/2022), Layla Begum Ali, manajer dan pelatih perencanaan bisnis NHS, mulai belajar tentang bagaimana melakukan haji di bulan Ramadhan tahun ini sebagai persiapan untuk haji yang harus dilakukan umat Islam setidaknya sekali seumur hidup jika mereka bisa.

Ali mengatakan kepada Arab News bahwa dia mulai memposting tips praktis haji dan informasi baru apa pun yang dia pelajari tentang bagaimana melakukan ritual dan sejarah di baliknya di Twitter sebagai cara untuk mengajar calon peziarah dan berbagi pengetahuan yang baru diperolehnya.

Tanggapannya luar biasa dan dia mendapatkan banyak pengikut di Twitter oleh orang-orang yang menganggap tipsnya memotivasi dan menginspirasi.

Setelah Arab Saudi mengumumkan bahwa haji akan terbuka untuk satu juta peziarah asing pada bulan April, Ali memutuskan bahwa dia akan mengambil pendekatan “terorganisir, produktif dan proaktif” untuk mempersiapkan haji.

“Saya mendengarkan ulama atau hanya googling video YouTube tentang ritual haji setiap hari, mempersiapkan diri untuk haji.

“Saya mulai membeli pakaian haji saya, memesan vaksinasi (meningitis), dan mengikuti panduan yang dikeluarkan oleh Arab Saudi. Dan saat itulah tweet haji saya mulai populer.

“Saya tidak menyadari betapa saya tidak tahu. Saya kemudian menyadari bahwa saya perlu bertanggung jawab dan belajar tentang berbagai jenis haji, aturan, dan sejarahnya. Saya membaca tentang bagaimana Nabi Muhammad melakukan haji dan semakin saya belajar, semakin saya tweeted.

“Dengan sangat cepat orang-orang menandai saya, mengomentari tweet saya, atau memuji saya atas pengetahuan saya. Begitulah awalnya — saya hanya membagikan apa yang saya pelajari sambil berjalan,” Ali menjelaskan.

Dia mengatakan bahwa dia memadatkan informasi yang telah dia pelajari agar sesuai dengan batas 280 karakter untuk setiap tweet dan menggunakan poin-poin untuk menyoroti poin-poin penting.
 

“Saya mencoba sesederhana dan seefisien mungkin dengan poin-poin dan membuatnya menarik,” kata Ali.

Ali mengatakan bahwa dia berbagi tips tentang berbagai masalah terkait haji — mulai dari bagaimana jemaah haji Inggris dapat mengatasi panas yang menyengat di Kerajaan pada saat ini (setidaknya 40 derajat) hingga pentingnya membeli kartu sim Saudi pada saat kedatangan, dan makna religius dari air Zamzam.

“Itu menjadi gairah. Setiap hari saya belajar, saya tweeting,” kata Ali.

Dia menambahkan bahwa orang-orang mulai bertanya kepadanya tentang masalah yang mereka hadapi, seperti bagaimana menangani klaustrofobia dan gangguan kecemasan lainnya selama haji.

Sebagai seseorang yang pernah menderita kecemasan di masa lalu dan telah belajar bagaimana menghadapinya, Ali mengatakan bahwa dia suka membantu orang menghadapi ketakutan mereka.

Dia memiliki pengalaman yang luas dalam membantu komunitas lokalnya, pernah bekerja di sektor perumahan, dengan pemuda, orang dengan kebutuhan khusus, orang tua, mereka yang memiliki masalah psikologis, dan mereka yang dirawat.

“Saya pikir saya sangat tertarik pada orang-orang yang rentan, membutuhkan bantuan, memiliki masalah, dan yang tidak terlalu percaya diri. Saya suka melatih dan membantu orang. Dan saya pikir saya mengelola kecemasan orang tanpa menyadarinya.

“Dan ketika orang mengatakan 'Saya akan pergi haji tetapi saya memiliki claustrophobia,' saya akan berbicara kepada mereka tentang bagaimana mereka bisa mengelolanya.

“Jadi saya sebenarnya melatih orang di depan umum, tanpa menyadarinya. Dan orang-orang mulai menghangatkan saya dan memberi saya umpan balik tentang bagaimana kiat-kiat itu membantu.

“Saya mendapati diri saya bermanfaat bagi orang-orang yang saya ajar atau latih,” kata Ali.

Manajer mengatakan bahwa dia telah menemukan komunitas sosial baru di orang-orang yang berinteraksi dengannya di Twitter.

“Kita semua memiliki tujuan yang sama untuk pergi haji tahun ini, dan menunaikan rukun Islam yang kelima. Itu adalah perasaan yang menyenangkan dan saya merasa menjadi bagian dari komunitas peziarah ini,” kata Ali.

Meskipun dia telah mendaftar untuk melakukan haji tahun ini dan dipilih dari pelamar ke sistem undian baru yang digunakan peziarah Inggris untuk pertama kalinya, Ali tidak akan melakukan haji karena durasi dan tanggal paket yang ditawarkan tidak cocok untuknya. komitmen.

Namun, dia berharap bisa menunaikan haji tahun depan. Dia berkata: “Saya belum berhenti memikirkan haji, itu masih ada di pikiran saya. Saya merasa seperti saya baru saja memulai perjalanan saya dengan niat untuk pergi, dan belajar tentang itu semua. Saya merasa akan pergi haji tahun depan dan akan melamar tahun depan.”

“Saya ingin pergi haji dan bersyukur kepada Tuhan atas hal-hal indah yang tak terhitung jumlahnya yang telah dia berikan kepada saya.”[ros]


Komentar Pembaca
Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:10

Paylater Haram!!!

Paylater Haram!!!

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:08