Benci Fatwa MUI, Pria Banten Dingkus Polisi

POLKAM  SENIN, 20 JUNI 2022 | 17:36 WIB

Benci Fatwa MUI, Pria Banten Dingkus Polisi

Pria berinisial RM (44) dibekuk Aparat Kepolisian Banten. Sebab dia sudah melakukan ujaran kebencian terhadap Majelis Ulama Banten, dengan melanggar ketentuan Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kabar telah ditangkap dan ditetapkannya RM sebagai tersangka disampaikan Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga dalam siaran persnya yang diterima petang ini, Senin (20/6/2022).

Ia mengatakan, RM ditangkap pada Rabu (8/6/2022), dan sudah ditetapkan tersangka sehari setelahnya. RM menghina MUI Banten melalui unggahan di akun Facebook bernama Romeo Guiterez pada Sabtu (23/4/2022).

 “Pelaku juga melakukan hal serupa pada Senin (25/4) dan Selasa (26/4). Unggahannya mendiskreditkan MUI Banten,” kata Shinto.

Penyidik sudah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap RM, dengan meminta keterangan dari empat saksi dari MUI dan tiga ahli, dari ahli bahasa, ahli ITE , dan juga ahli hukum.

Dari serangkaian pemeriksaan saksi dan ahli, penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap beberapa barang bukti berupa satu tangkapan layar unggahan di Facebook dan dua unit HP beserta simcard.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten Kompol Wendy Andrianto menambahkan motif pelaku menghina karena sakit hati terhadap salah satu Fatwa MUI Banten tentang larangan melakukan pengajian ditrotoar.

“Dengan adanya Fatwa MUI, tersangka merasa sakit hati dan tersinggung karena dia pernah melakukan pengajian di trotoar,” kata Wendy.

Dalam kasus ini, RM sudah ditahan dan dijerat Pasal 45A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 157 Ayat 1 KUHP.

“Adapun ancaman hukumannya selama enam tahun penjara,” pungkas Wendy.[ros]


Komentar Pembaca