Ternyata Bendera Tauhid Saat Deklarasi Anies Presiden 2024 Bukan HTI

Nasional  JUMAT, 10 JUNI 2022 | 09:45 WIB

Ternyata Bendera Tauhid Saat Deklarasi Anies Presiden 2024 Bukan HTI

Net

Polisi masih terus menyelidiki pengibaran atribut mirip bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di deklarasi dukungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024. 

Terbaru, polisi menyatakan bahwa bendera bertulisan tauhid itu bukanlah bendera HTI.

Bendera bertulisan tauhid itu sempat dikibarkan saat 'Majelis Sang Presiden Kami' menggelar deklarasi mendukung Anies sebagai calon presiden 2024, di sebuah hotel di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Bendera tersebut sempat disandingkan dengan bendera Merah Putih di atas podium, namun akhirnya diturunkan oleh panitia.

Polisi langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan bendera bertulisan tauhid itu. Panitia penyelenggara hingga sekuriti hotel dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Hasil penyelidikan sementara polisi menyatakan bahwa atribut tersebut bukanlah bendera HTI.

"Kalau hasil pemeriksaan kita, bendera tersebut bukan bendera HTI," Kata Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Budhi Herdi Susianto saat dihubungi, Kamis (9/6/2022).

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait bendera tulisan tauhid itu. Panitia hingga sekuriti hotel dimintai keterangan polisi.

"Jadi kita sedang melakukan pendalaman. Jadi begitu ada informasi seperti itu, kita kebetulan langsung di TKP itu kita amankan benderanya. Saat ini sudah diamankan di Polres," imbuh Budhi.

Polisi Selidiki LSM Penyelenggara
Polisi menelisik lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang disebut-sebut sebagai penyelenggara kegiatan tersebut. Polisi sedang mendalami apakah kegiatan tersebut mengantongi izin.

"Tapi, terkait salah satu penyelenggara LSM Damai yang sedang kami kita lidik, apakah kegiatan itu berizin atau enggak," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit kepada wartawan di Polres Jaksel, Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Ridwan menyampaikan, pihaknya juga sedang mendalami soal bendera bertuliskan kalimat tauhid yang dikibarkan di acara deklarasi itu.

"Kemudian terkait dengan bendera yang dimaksud, sudah kami lakukan penyelidikan," imbuhnya. [Irm]


Komentar Pembaca