Prihatin dengan Ekonomi Bangsa, Gus Muhaimin Gelar Istighosah Bersama Warga Lampung

BERITA  RABU, 08 JUNI 2022 | 22:15 WIB

Prihatin dengan Ekonomi Bangsa, Gus Muhaimin Gelar Istighosah Bersama Warga Lampung

Foto/Net

Prihatin terhadap konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, yang berimbas pada kenaikan harga minyak goreng dan bahan pangan lainnya di dalam negeri, menggerakkan hati Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar alias Gus Muhaimin untuk mendoakan bangsa Indonesia dalam sebuah gelaran Istighosah bersama warga Lampung.

"Hari ini, kita masih terus menghadapi tantangan ekonomi yang juga masih sulit, semoga dengan istighosah semua masalah bangsa ini bisa segera teratasi, amin,"kata Gus Muhaimin, di Lampung, Selasa (7/6). 

Dalam gelaran Istighosah Kebangsaan yang mengambil tema 'Menjaga Bangsa dengan Doa dan Cinta Jiwa Raga Kami untuk Indonesia' di Ponpes Darussaadah Lampung Tengah bersama 2.500 masyarakat itu, Cak Imin, sapaan akrabnya menyatakan, bahwa Indonesia memerlukan perhatian segenap bangsa agar terlepas dari ragam tantangan dan masalah. 

"Termasuk mulai masalah yang paling mendesak gara-gara perang, pandemi sudah mulai baik dari pada perang antara Ukraina dengan Rusia," tambah Cak Imin.

 Menurut Ketua Umum Partai Kebangkita Bangsa (PKB) itu, salah satu jalan untuk menghilangkan masalah itu adalah dengan menghentikan perang. Yang tak kalah pentingnya, menurut Cak Imin, adalah dengan melangitkan doa melalui istighosah, karena perang telah mengakibatkan harga energi naik secara merata di seluruh dunia.

"Sekarang minyak bahan bakar naik, negara, pemerintah dan DPR kemarin baru saja menyetujui tambahan subsidi minyak yang dipakai rakyat. Satu bulan saja puluhan triliun dibakar mobil-mobil dipakai subsidi BBM, ini akibat naiknya harga minyak energi akibat perang," Jelasnya. 

Hal lain yang juga memerlukan perhatian adalah ancaman krisis pangan global. Menurut Gus Muhaimin, saat ini beberapa negara sudah tidak melakukan ekspor produksi bahan makanan untuk memenuhi stok kebutuhan dalam negeri. 

"Saya mengimbau pemerintah Indonesia juga harus memperbanyak memproduksi makanan dan mengurangi jumlah impor, tetapi memperbanyak produksi dalam negeri supaya petani makmur dan sejahtera, amin," ujarnya. 

Dia pun berharap petani-petani produksinya berlipatganda agar bukan hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga bisa diekspor. 

"Semoga naiknya harga pangan bisa membuat petani kita makmur sejahtera," terang Gus Muhaimin.

Istighosah kebangsaan ini, juga dihadiri Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid; Wakil Gubernur Lampung, Chusnuniah Chalim; Wakil Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya; Bupati Lampung Timur, Dawam Raharjo; serta ribuan jamaah dari Lampung Timur dan sekitarnya. [mt]


Komentar Pembaca
Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Tragedi Tersengat Listrik Saat Pengajian

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:10

Paylater Haram!!!

Paylater Haram!!!

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:08