Islam Merupakan Dinul Amal dan Hadlarah

Nasional  MINGGU, 29 MEI 2022 | 13:00 WIB

Islam Merupakan Dinul Amal dan Hadlarah

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir mengatakan, Islam merupakan din amaliyah wa hadlarah. Dengan kata lain, tidak ada manifestasi Islam kecuali dalam amal dan peradaban.

"Karena ajaran Islam tentang iman dan takwa dalam Al Quran banyak disandingkan dengan perintah amal shalih dan kebaikan. Atap tunggal dari iman, amal, dan takwa ini adalah tauhid," kata Prof Haedar di Garut, Jawa Barat, kemarin yang dilansir dari laman muhammadiyah.or.id, Ahad (29/5/2022).

Menurut Haedar, Tauhid dalam Islam bukan hanya pada wilayah ibadah dan akidah, namun juga selalu terkait dengan urusan kemanusiaan dan kehidupan. Sehingga laku setiap laku aktivitas harus seimbang antara muamalah dan ibadah, dunia dan akhirat.

Untuk itulah, Haedar menegaskan bahwa masjid jangan hanya menjadi tempat ibadah semata. Masjid juga harus melekat pula dengan kegiatan dakwah yang memberikan kebaikan bagi semesta alam.

Haedar menyatakan tidak sepakat bila kehidupan dunia cenderung hanya “lahwa wa la’ib” hingga melupakan ibadah kepada Allah. Bila aktivitas tak seimbang dan tengahan, maka akan berdampak pada kerusakan di muka bumi (fasad fil-ardl).

“Keshalihan seseorang yang hanya beribadah di masjid mungkin nilainya akan terasa kurang. Akan lebih lengkap bila ia mengombinasikan keshalihan ibadah dengan amal shalih yang nyata di masyarakat,” ujar Guru Besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

Menurut Haedar, Muhammadiyah telah mempraktikkan Islam sebagai dinul amal. Apa yang dilakukan KH. Ahmad Dahlan tentang QS. Al Maun, misalnya, mendobrak kesadaran umat yang masih jumud dalam memahami Al Quran. Lewat tangan pendiri Muhammadiyah ini, QS. Al Maun menjadi harakah untuk membangun fasilitas-fasilitas sosial-kemasyarakatan seperti rumah sakit, panti asuhan, sekolah, dan lain sebagainya.

“Lewat tangan KH. Dahlan, Al Maun menjadi harakah menjadi gerakan. Karena itulah, bapak ibu sekalian, jadikan gedung ini sebagai manifestasi dari Islam sebagai dinul amal wal hadlarah,” tandasnya.[ros]


Komentar Pembaca