Pandangan Islam Tabrak Kucing Bisa Kena Musibah

Kajian  SELASA, 24 MEI 2022 | 23:00 WIB

Pandangan Islam Tabrak Kucing Bisa Kena Musibah

Net

Buya Yahya menjelaskan menurut padangan Islam terkait mitos tabrak kucing bisa kena musibah.

Banyak pengendara yang menganggap jika menabrak kucing di jalan akan membawa musibah hingga petaka.

Lalu, bagaimana pandangan Islam tentang tabrak kucing ini?

Buya Yahya dalam tausiahnya menjelaskan bagaimana hukum tabrak kucing menurut pandangan Islam dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, pada Selasa (24/5/2022).

Di Indonesia, jika seseorang menabrak kucing, maka merasakan kekhawatiran yang besar.

Pasalnya, mitos yang berkembang jika tabrak kucing akan kena musibah dan petaka.

Apakah benar mitos tabrak kucing bisa kena musibah?

Menurut Buya Yahya, kucing sama halnya dengan hewan lainnya yang ada di muka bumi. Lantas jika menabrak kucing secara dzalim kata Buya Yahya sangat berbahaya.

Sebab jika tabrak kucing dengan dzalim, maka orang tersebut akan masuk ke dalam neraka.

Tidak hanya berlaku pada kucing saja, namun jika melakukan perbuatan dzalim kepada hewan lainnya, maka akan mengakibatkan masuk neraka.

Perbuatan dzalim ini dijelaskan oleh Buya Yahya, bukan hanya menabrak secara sengaja dan atas niat buruk

Dengan mengurung kucing di dalam kandang kemudian tidak memberinya makan dan minum, maka itu termasuk dzalim.

Buya Yahya menceritakan riwayat dimana ada seorang wanita yang disiksa di dalam neraka.

Wanita itu ternyata disiksa karena kucing. Dia mengurung kucing dan membiarkannya kelaparan. Kucing itu dibiarkannya menderita dan tidak bisa mencari makan karena terkurung di dalam kandang.

Buya Yahya pun menegaskan agar tidak melakukan perbuatan dzalim kepada makhluk Allah.

Sementara jika menabrak kucing secara tidak sengaja kata Buya Yahya tidak berdosa dan kena musibah.

"Memang kucing di depan tidak bisa direm, ya kucing yang ditabrak. Wong tidak sengaja ya tidak dosa," kata Buya Yahya

Namun jika memang tidak sengaja menabrak kucing kemudian kucing itu mati, maka hendaklah dikuburkan.

Tujuannya, agar bangkai hewan itu tidak mengeluarkan bau dan menganggu orang dinsekitarnya.

"Kucing dikubur, ditanam, agar baunya tidak kemana-mana," kata Buya Yahya lagi.

Jika dibiarkan bangkai kucing itu, maka bisa saja mengakibatkan dosa. Maka Buya Yahya melarang untuk meninggalkan bangkai kucing yang ditabrak tanpa sengaja.

Kesimpulannya, tabrak kucing tidak berbahaya bagi diri sensiri dan kena musibah, jika itu tisak disengaja.

Kecuali kata Buya Yahya, jika kucing mati karena sengaja didzalimi. [Irm]


Komentar Pembaca
Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji

Rela Jalan Kaki Demi Naik Haji

Sabtu, 02 Juli 2022 | 18:50

Mabuk Sambil Menghina Nabi Muhammad

Mabuk Sambil Menghina Nabi Muhammad

Jumat, 01 Juli 2022 | 15:30

Cara Daftar MyPertamina, Bisa Offline

Cara Daftar MyPertamina, Bisa Offline

EkonomiKamis, 30 Juni 2022 | 11:15

Reaksi Refal Hady Masuk Nominasi 100 Pria Tertampan Dunia

Reaksi Refal Hady Masuk Nominasi 100 Pria Tertampan Dunia

IslamtainmentSabtu, 02 Juli 2022 | 08:45

Herman Deru Komitmen Dorong Pemda Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri
Waktu dan Niat Puasa Dzulhijjah

Waktu dan Niat Puasa Dzulhijjah

KajianRabu, 29 Juni 2022 | 17:30

Ketika Mendapat Pujian, Baca Doa Ini

Ketika Mendapat Pujian, Baca Doa Ini

KajianKamis, 30 Juni 2022 | 08:00

Ulama Afghanistan Desak Internasional Akui Pemerintahan Taliban
Senangnya, Jamaah Haji Disambut dengan Bahasa Mereka

Senangnya, Jamaah Haji Disambut dengan Bahasa Mereka

Kabar Tanah SuciSenin, 04 Juli 2022 | 16:00

Real Madrid Diubah Jadi Real Masjid

Real Madrid Diubah Jadi Real Masjid

MCTVSenin, 04 Juli 2022 | 15:50

Siang-malam Kebersihan dan Sterilisasi Masjidil Haram Dijaga

Siang-malam Kebersihan dan Sterilisasi Masjidil Haram Dijaga

Kabar Tanah SuciSenin, 04 Juli 2022 | 15:50

Puncak Haji Bisa Terjadi Angin Debu Aktif

Puncak Haji Bisa Terjadi Angin Debu Aktif

Kabar Tanah SuciSenin, 04 Juli 2022 | 15:35