Terhindar dari Musuh dan Banyak Rezeki

Amalkan 10 Ayat Pertama Surah Al Kahfi

Kajian  SELASA, 24 MEI 2022 | 10:20 WIB

Terhindar dari Musuh dan Banyak Rezeki

Surah  Al Kahfi berkisah tentang perjuangan beberapa orang yang terkenal dengan sebutan Ashabul Kahfi. Mereka adalah sekelompok pemuda yang diselamatkan Allah SWT saat menghindari kezaliman penguasa demi mempertahankan akidah mereka.

Ashabul Kahfi hidup pada zaman Raja Diqyanus di Romawi, beberapa ratus tahun sebelum diutusnya Nabi Isa AS (Masehi). Raja dzalim tersebut mengharuskan rakyatnya menyembah berhala. Ketika mendengar Ashabul Kahfi tidak menyembah berhala, raja memanggil dan memaksa mereka mengikuti kemauannya.

Tapi Ashabul Kahfi menolak perintah itu dan lari menjauh dari sang raja. Dikejarlah mereka untuk dibunuh. Namun, mereka selamat dari kejaran pasukan raja dengan tidur dan bersembunyi di sebuah gua selama 309 tahun.

KH Sujadi Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pringsewu Lampung yang dilansir dari laman nu.or.id, Selasa (24/5/2022), mengatakan bahwa Surah Al Kahfi bisa diamalkan untuk ikhtiar umat Islam agar terhindar dari musuh. Terutama 10 ayat pertama surat Al-Kahfi yang bisa diamalkan dengan membiasakan dengan membacanya.

“Membaca dan membiasakan membaca 10 ayat pertama surat Al-Kahfi memiliki banyak manfaat. Karena isinya sangat monumental dan spesial, banyak kandungan hikmah dan moralitas keagamaan serta keteguhan yang dicontohkan oleh para Ashabul Kahfi,” kata KH Sujadi Mustasyar.

Di antara keutamaan 10 ayat pertama surat ini adalah bisa menjadikan seseorang terhindar dari orang-orang yang akan menyakiti dan memusuhinya sebagaimana perlindungan Allah kepada para Ashabul Kahfi. Allah SWT memberikan perlindungan kepada mereka dengan cara-cara yang tidak masuk akal manusia. Mereka diberikan keselamatan dengan bersembunyi di gua sampai dengan pergantian abad penguasa yang mendzaliminya.

Selain bisa terhindar dari musuh, orang yang mengamalkan 10 ayat spesial ini, karena diawali dengan kata Alhamdulillah, juga memiliki keutamaan lain seperti diberikan keteguhan iman sebagaimana Allah memberikan keteguhan iman kepada Ashabul Kahfi.

“Diberi kecerdasan dan ditunjukkan oleh Allah untuk menemukan jalan keluar dari kesulitan yang dihadapi sebagaimana Allah memberi jalan keluar para Ashabul Kahfi,” jelas Abah Sujadi, sapaan karibnya, pada ngaji Tafsir Al-Qur’an yang diasuhnya setiap pagi ini.

Keutamaan lain 10 ayat pertama ini adalah akan diberikan seseorang rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka, sebagaimana Allah memberikan rezeki kepada para Ashabul Kahfi.

Rezeki di sini bukan dalam bentuk materi saja melainkan juga rasa aman, kesehatan, dan keselamatan.  

Penutup dari 10 ayat pertama ini pun lanjut Abah Sujadi, sangat spesial karena berbentuk doa dari para Ashabul Kahfi yakni:
 رَبَّنَآ اٰتِنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّئْ لَنَا مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا

Artinya: “Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”[ros]


Komentar Pembaca